Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirak, dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2026. Untuk menyambut kedatangannya, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di sepuluh ruas jalan protokol Jakarta.
"Indonesia menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirak dan akan diadakan rangkaian acara kenegaraan pada Senin-Selasa, 3 s.d 4 Agustus 2026," demikian keterangan yang disampaikan TMC Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2026).
Sepuluh ruas jalan yang akan dilintasi tamu kenegaraan meliputi Jalan Raya Halim Perdanakusuma, Jalan MT. Haryono, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Trunojoyo.
"Rekayasa lalu lintas hanya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas," ujarnya. Pihak kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap patuh dan menjaga keselamatan saat berkendara.
Kunjungan ini menandai lawatan resmi pertama seorang PM Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir. Selama di Jakarta, Anutin dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.
Juru Bicara Pemerintah Thailand, Rachada Dhnadirek, mengatakan Bangkok ingin memanfaatkan pertemuan tingkat pemimpin untuk mendorong realisasi berbagai proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara.
"Kunjungan ini bukan hanya tentang memperkuat persahabatan antara kedua pemimpin, tetapi juga tentang mengubah hubungan baik menjadi peluang untuk perdagangan, investasi, dan peningkatan pendapatan," katanya.
Menurutnya, hubungan yang semakin erat akan membuka akses lebih luas bagi produk dan jasa Thailand ke pasar Indonesia, memperkuat rantai pasok kawasan, serta mendorong investasi dua arah. "Pemerintah ingin kebijakan luar negeri memperkuat perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata," ujar Rachada.
Selain membahas hubungan bilateral, Anutin dan Prabowo juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai penguatan persatuan ASEAN di tengah perubahan ekonomi global, ancaman kejahatan lintas negara, serta dinamika geopolitik. Kedua pemimpin juga akan mendiskusikan kerja sama di bidang konektivitas kawasan, ketahanan pangan, energi, pembangunan berkelanjutan, serta upaya menjaga Asia Tenggara tetap menjadi kawasan yang damai, stabil, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.
Pada hari kedua kunjungannya, Anutin akan menghadiri forum bisnis yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama Kamar Dagang Thailand di Indonesia. Forum tersebut ditujukan untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara guna membuka peluang perdagangan dan investasi baru, sebelum Anutin melanjutkan agenda ke Sekretariat ASEAN untuk bertemu Sekretaris Jenderal ASEAN.
Di Sekretariat ASEAN, Anutin akan menyampaikan pidato kebijakan luar negeri mengenai visi Thailand membangun ASEAN yang bersatu, tangguh secara ekonomi, berorientasi pada masyarakat, serta mampu mewujudkan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Gibran Mundur atau Prabowo Dimundurkan?
Eks Intelijen Sebut Ada Skenario Gibran Gantikan Prabowo Lebih Cepat
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok, SMRC Catat Penurunan Drastis
Dua Benteng Penyelamat Pemerintahan Prabowo dari Bayang-bayang Kejatuhan Soeharto