Rumah Terkunci saat Kebakaran di Cirebon, Ayah dan Anak Balita Tewas

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:15 WIB
Rumah Terkunci saat Kebakaran di Cirebon, Ayah dan Anak Balita Tewas

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di kompleks perumahan di Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menewaskan dua penghuninya, yaitu seorang ayah dan anaknya yang masih balita. Peristiwa tragis itu terjadi saat rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, sehingga warga kesulitan memberikan pertolongan.

Kepulan asap pekat pertama kali terlihat membumbung dari bagian belakang rumah. Warga yang panik segera bergegas menuju lokasi, tetapi mendapati pintu depan terkunci rapat. Tanpa berpikir panjang, mereka mendobrak pintu tersebut untuk menyelamatkan penghuni rumah. Setelah berhasil masuk, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun menemukan pemandangan mengerikan: sang ayah tergeletak bersimbah darah di area dapur, sementara bayi ditemukan dalam kondisi lemas di dalam kamar.

Kedua korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong; mereka meninggal dunia dalam perjalanan. Sementara itu, ibu korban diketahui sedang tidak berada di rumah karena menjemput anak pertamanya di sekolah.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang telah menghanguskan kamar dan atap rumah. Petugas bekerja keras memastikan tidak ada titik api yang tersisa agar kobaran tidak merambat ke bangunan tetangga.

Polisi dari Satreskrim Polres Cirebon bersama tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi mata. Untuk mengungkap penyebab pasti kematian kedua korban yang ditemukan dengan luka berdarah, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losari, Indramayu, untuk diautopsi.

Kapolres Cirebon menegaskan bahwa penanganan kasus ini menggunakan metode scientific crime investigation. Hingga kini, penyelidikan masih berlanjut menunggu hasil autopsi dan pendalaman dugaan awal penyebab api, yang diduga berasal dari gangguan arus listrik.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags