Bentrokan antara warga Kampung Rareng dan Mbehal di Lengkong Warang, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pecah akibat sengketa lahan. Insiden itu mengakibatkan sejumlah kendaraan dan pondok hangus terbakar.
Kericuhan bermula sejak pukul 06.30 Wita saat massa dari kedua kampung berkumpul di lahan yang menjadi objek sengketa. Adu mulut kemudian berujung kontak fisik dan memicu aksi pembakaran serta perusakan di sekitar tempat kejadian perkara.
"Begitu menerima panggilan darurat dari masyarakat, kami langsung mengerahkan personel gabungan ke Lengkong Warang untuk melakukan penyekatan dan pemisahan massa," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang.
"Saat ini situasi di lokasi bentrokan berangsur dapat kita kendalikan, meski personil tetap disiagakan dalam status siaga ketat," imbuh dia.
Satu peleton personel gabungan dari Polres Manggarai Barat dan polsek setempat disiagakan di sejumlah titik rawan untuk menjaga keamanan warga dan memastikan situasi tetap kondusif.
Tim Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat telah memasang garis polisi, melakukan olah TKP awal, mengamankan barang bukti, serta menginventarisasi kerugian material maupun korban dalam insiden tersebut.
"Polres Manggarai Barat tidak akan mentolerir segala bentuk aksi vigilante atau main hakim sendiri. Siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran, pengrusakan barang, maupun mengompori massa hingga terjadi kekerasan, akan kami proses hukum secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Christian.