FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Peluang Emas Timnas Indonesia Tampil dengan Kekuatan Penuh

- Rabu, 29 Juli 2026 | 20:30 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Peluang Emas Timnas Indonesia Tampil dengan Kekuatan Penuh

Timnas Indonesia berpeluang tampil dengan skuad terbaiknya pada FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen anyar bentukan FIFA ini akan digelar pada periode FIFA Matchday, sehingga klub-klub Eropa wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional.

Berbeda dengan Piala AFF 2026 yang tidak masuk kalender FIFA, FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, bertepatan dengan jendela internasional. Artinya, pemain-pemain seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Mees Hilgers, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Justin Hubner, Sandy Walsh, dan Marselino Ferdinan bisa memperkuat Garuda.

Pada Piala AFF 2026, pelatih John Herdman harus merakit tim tanpa kekuatan penuh karena klub-klub Eropa tidak berkewajiban melepas pemain. Situasi itu membuat Indonesia lebih mengandalkan pemain domestik dan beberapa pemain luar negeri yang mendapat izin khusus.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi cerita berbeda. Turnamen ini digelar pada periode FIFA Matchday, sehingga seluruh klub anggota FIFA pada prinsipnya wajib melepas pemain sesuai regulasi.

Pembagian Grup dan Format Turnamen

Berdasarkan informasi dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti 14 negara yang dibagi dalam dua divisi. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1, sementara Hong Kong menjadi tuan rumah Divisi 2.

Di Divisi 1, Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Kehadiran India dan Pakistan menjadi daya tarik tersendiri karena kedua negara selama ini lebih banyak berkompetisi di Asia Selatan.

Divisi 2 diisi enam negara. Grup A terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B ditempati Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

VFF menyebut jadwal pertandingan dan regulasi resmi akan diumumkan FIFA dalam waktu dekat. "Menurut pemberitahuan FIFA, jadwal pertandingan resmi dan regulasi turnamen akan diumumkan dalam waktu dekat," tulis VFF melalui laman resminya. Federasi itu juga menyatakan seluruh asosiasi peserta sedang menyelesaikan proses administrasi.

Keuntungan Tuan Rumah dan Kekuatan Skuad

Status tuan rumah Divisi 1 menjadi keuntungan tambahan bagi Indonesia. Dukungan suporter dan kesempatan menurunkan pemain terbaik membuat Garuda diyakini mampu bersaing. Jika seluruh pemain Eropa bisa bergabung, John Herdman akan memiliki banyak pilihan di setiap lini.

Di sektor pertahanan, nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama bisa membentuk lini belakang terkuat di Asia Tenggara. Di lini tengah, Thom Haye, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, dan Marselino Ferdinan siap menjadi motor permainan. Sementara di lini depan, Rafael Struick, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Mitchell Baker akan menambah daya gedor.

FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru yang diluncurkan FIFA sebagai bagian dari pengembangan sepak bola di Asia Tenggara. Turnamen ini pertama kali diperkenalkan pada KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025. Peluncurannya ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekjen ASEAN Dr. Kao Kim Hourn.

"FIFA senang dapat terus menunjukkan dukungannya kepada komunitas ASEAN melalui peluncuran FIFA ASEAN Cup. Kejuaraan ini tidak hanya berdampak di kawasan, tetapi juga akan memberi kesempatan kepada para pemain terbaik ASEAN untuk bersinar di panggung dunia," ujar Infantino.

Dengan materi pemain terbaik dan keuntungan bermain di kandang sendiri, FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kekuatan sebenarnya sekaligus menegaskan status sebagai salah satu kandidat juara pada era baru kompetisi sepak bola Asia Tenggara.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags