Lepas Indonesia Fokus Bangun Jaringan Diler, Target 40 Cabang Purna Jual

- Rabu, 29 Juli 2026 | 05:30 WIB
Lepas Indonesia Fokus Bangun Jaringan Diler, Target 40 Cabang Purna Jual

Lepas Indonesia masih belum mengumumkan target penjualan. Dalam delapan bulan terakhir, pabrikan mobil asal China itu hanya kembali memperkenalkan model L8 dengan harga dan spesifikasi yang sama, serta dua calon mobil baru, E4 dan E6. Selama periode itu, fokus utama perusahaan adalah membangun jaringan diler.

Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan pihaknya mengejar target pembangunan layanan purna jual hingga 40 cabang di seluruh negeri. Sebanyak 32 di antaranya tengah dalam proses pengerjaan, sementara 6 diler sudah siap beroperasi.

“Soal target (penjualan) kita saat ini fokus memperluas jaringan untuk menjangkau lebih banyak konsumen, supaya lebih dekat ke konsumen, tentunya harus coba mobil ini dahulu. Nah dari situ baru kita bicara angka target penjualan,” kata Temmy di Jakarta, Minggu (26/7).

Dengan baru enam diler yang beroperasi, muncul pertanyaan apakah layanan pemeliharaan kendaraan Lepas dapat memanfaatkan jaringan milik Chery, mengingat Lepas adalah sub-brand dari Chery Group. Temmy menegaskan bahwa prioritas utama adalah melayani konsumen melalui bengkel resmi Lepas sendiri.

“Saya sudah sampaikan bahwa kita sedang memperluas jaringan untuk bisa melayani. Tentunya Lepas harus dilayani oleh bengkelnya Lepas, itu prioritas pertama kita. Jadi harus kita tangani sendiri,” jelasnya.

Meski Lepas berbagi rancang bangun dengan model-model Chery Group lainnya misalnya Lepas L8 yang mirip dengan Jaecoo J7 SHS keduanya sama-sama mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Untuk Jaecoo, sistem itu disebut Super Hybrid System (SHS). Dapur pacu yang digunakan juga identik: mesin 1.500 cc turbo dan baterai tambahan berkapasitas 18,3 kWh.

Figur performanya pun serupa: mesin bensin menghasilkan tenaga 105 kW (140,8 dk) dan torsi 215 Nm, serta motor listrik penggerak dengan kekuatan 150 kW (201,1 dk) dan torsi puncak 310 Nm.

Kemiripan spesifikasi teknis itu seharusnya menurun ke penggunaan suku cadang antarkendaraan Chery Group. Namun, Temmy menekankan bahwa untuk saat ini, layanan tetap diutamakan melalui jaringan Lepas sendiri.

“Saya mungkin bilang untuk kondisi-kondisi seperti ini, masih kita utamakan untuk dilayani oleh Lepas. Karena nanti ketersediaan spare parts kan tidak ada di Chery dan diler (Chery Group) lainnya. Jadi kita fokus di situ, tanggung jawab kita dari merek kita,” tandasnya.

Berkaca pada diler Lepas yang telah dibuka, seperti cabang di BSD, Tangerang, masih terdapat ornamen dan model Chery yang turut dipajang. Meski demikian, Temmy memberi sinyal bahwa jaringan diler Lepas akan tetap berdiri sendiri ke depannya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags