Panduan Memilih Dot untuk Bayi Prematur dan BBLR

- Rabu, 29 Juli 2026 | 05:06 WIB
Panduan Memilih Dot untuk Bayi Prematur dan BBLR

Orang tua yang memiliki bayi prematur atau bayi berat lahir rendah (BBLR) di bawah 2.500 gram menghadapi tantangan ekstra dalam memastikan asupan nutrisi si kecil terpenuhi. Setelah bayi lulus dari perawatan intensif neonatal, pemilihan botol susu dan dot yang tepat menjadi krusial, terutama jika ibu belum bisa menyusui langsung dan dokter menyarankan penggunaan dot sebagai media pemberian ASI perah atau susu formula khusus.

Bayi prematur dan BBLR memiliki kondisi fisik yang berbeda dengan bayi cukup bulan. Refleks mengisap, menelan, dan bernapas mereka belum terkoordinasi sempurna, serta otot-otot di sekitar mulut dan rahang masih sangat lemah. Jika menggunakan dot standar, aliran susu yang terlalu deras bisa menyebabkan tersedak, kelelahan, atau trauma menyusu. Karena itu, diperlukan dot khusus yang dirancang sesuai anatomi mereka.

Kriteria Dot yang Tepat

Ada empat fitur utama yang perlu diperhatikan saat memilih dot untuk BBLR. Pertama, aliran sangat lambat atau ultra-preemie atau preemie flow. Lubang dot harus sangat kecil untuk meniru aliran payudara ibu dan memberi waktu bagi bayi bernapas di sela-sela menelan, sehingga risiko aspirasi bisa ditekan. Kedua, ukuran nipple yang lebih kecil agar pas di rongga mulut tanpa memicu refleks muntah. Ketiga, material ekstra lembut, seperti silikon medis yang lunak, agar bayi tidak cepat lelah saat mengompresi dot. Keempat, sistem anti-kolik yang baik untuk mengurangi udara yang tertelan, karena saluran pencernaan bayi prematur masih sensitif.

Teknik Pemberian Susu

Selain memilih dot, teknik menyusui juga penting. Metode paced bottle feeding dianjurkan: posisikan bayi agak tegak, berikan botol secara horizontal agar susu tidak mengalir deras karena gravitasi, dan biarkan bayi mengontrol ritme isapannya. Jika bayi menunjukkan tanda-tanda seperti membelalakkan mata, melepaskan dot, atau bernapas cepat, segera turunkan botol dan beri jeda.

Setiap bayi memiliki kondisi klinis unik. Sebelum membeli atau mengganti merek dot, konsultasikan dengan dokter spesialis anak atau konsultan laktasi yang menangani si kecil.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags