Pancasakti Run 2026 Raup Lebih dari 5.000 Peserta, Target Tahun Depan 8.000

- Selasa, 28 Juli 2026 | 20:12 WIB
Pancasakti Run 2026 Raup Lebih dari 5.000 Peserta, Target Tahun Depan 8.000

Pancasakti Run 2026 sukses menarik lebih dari 5.000 peserta yang memadati kawasan QBig BSD City, Tangerang, Minggu (19/7). Jumlah itu melampaui target awal panitia dan menjadi modal untuk memperluas skala penyelenggaraan pada tahun depan.

Chief Executive Officer Pancasakti Group, Suwandy Tasmady, mengaku puas dengan jalannya acara. Ia melaporkan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa kecelakaan. "Saya dapat melaporkan zero crash. Artinya hari ini pelaksanaannya baik sekali. Udara juga mendukung, cuaca juga baik," katanya seusai acara.

Panitia mencatat, persiapan yang matang, cuaca bersahabat, dan antusiasme peserta sejak pendaftaran menjadi faktor kelancaran. Hasil evaluasi itu mendorong penyelenggara untuk meningkatkan kapasitas menjadi sekitar 8.000 orang pada Pancasakti Run tahun depan. "Semoga tahun depan akan lebih baik karena pesertanya saya akan tambah menjadi 8.000," ujar Suwandy.

Penyelenggara berencana tetap menggelar acara di kawasan Serpong dengan lokasi yang lebih luas. Ajang lari ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan nilai, visi, dan komitmennya kepada publik menjelang rencana penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2029.

Salah satu peserta yang turut meramaikan adalah Gubernur DKI Jakarta 2014-2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia mengikuti kategori 5K dan juga melakukan flag off untuk seluruh kategori lomba, yaitu 5K, 10K, dan Half Marathon.

Ahok menilai tren lari terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan pascapandemi Covid-19. Menurutnya, lari mudah dilakukan dan relatif terjangkau. "Karena itu juga, tren orang sekarang bisa setelah Covid itu lebih penting kesehatannya. Dan lari itu salah satu olahraga yang relatif lebih terjangkau secara ekonomi," katanya.

Ia menambahkan, kondisi ini membuka peluang bagi penyelenggara untuk meningkatkan kualitas, memperluas kapasitas, serta menghadirkan hadiah dan fasilitas yang lebih baik. "Hadiahnya pun banyak. Bayangkan kalau kamu bisa juara terus. Mungkin ke depan peserta bisa daftar lebih cepat, supaya panitia dan sponsor bisa menyiapkan hadiah lebih banyak," ujarnya.

Ahok mengaku tetap mampu menyelesaikan lomba tanpa kendala berarti, meski harus menyesuaikan aktivitas fisik dengan berat badannya yang saat ini mencapai 93 kilogram. "Saya hanya khawatir lari karena dokter larang, berat saya 93 kg, kelebihan berat badan. Tapi kalau saya 85 kg, kekurusan kayak orang stres," katanya.

Antusiasme juga dirasakan peserta lain. Sepasang peserta asal Depok, Afri dan Alfian, berangkat sejak pukul 04.00 WIB untuk mengikuti lari. Meski sempat kesulitan mencari parkir, Afri menilai acara berlangsung meriah. Ia mengapresiasi hiburan seperti atraksi barongsai dan kehadiran Ahok yang menjadi daya tarik. "Engga nyangka acaranya seru banget, ramai banget. Kami juga suka sama bajunya, dapat medali juga," kata Afri.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags