IHSG Terkoreksi ke 6.130, Mayoritas Sektor Tertekan

- Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB
IHSG Terkoreksi ke 6.130, Mayoritas Sektor Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 55,19 poin atau 0,89 persen ke level 6.130 pada Selasa (28/7/2026). Sepanjang hari, indeks bergerak di zona merah sejak awal sesi, menyentuh level terendah di 6.130,59.

Data perdagangan menunjukkan 281 saham menguat, 380 saham melemah, dan 304 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp10,84 triliun dengan volume 24,08 miliar saham.

Mayoritas sektor mengalami tekanan, kecuali sektor konsumer non siklikal yang mampu bertahan. Sektor energi, bahan baku, infrastruktur, properti, transportasi, keuangan, industri, teknologi, konsumer siklikal, dan kesehatan semuanya tertekan.

Indeks LQ45 turun 0,74 persen ke 608, indeks JII turun 1,44 persen ke 364, indeks IDX30 turun 0,80 persen ke 342, dan indeks MNC36 turun 1,07 persen ke 264.

Di antara saham dengan kenaikan tertinggi, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) naik 33,78 persen ke Rp198, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 24,73 persen ke Rp1.715, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 24,35 persen ke Rp285.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers antara lain PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) turun 14,90 persen ke Rp12.275, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 14,89 persen ke Rp320, dan Ciptadana Asset Management (XCLQ) turun 13,85 persen ke Rp56.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags