Prabowo Dijadwalkan Hadiri Wisuda IPDN di Jatinangor, Wamendagri: Kami Siapkan Segalanya

- Selasa, 28 Juli 2026 | 15:55 WIB
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Wisuda IPDN di Jatinangor, Wamendagri: Kami Siapkan Segalanya

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri wisuda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, pada Rabu (29/7/2026). Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan kedatangan kepala negara tersebut.

“Ya, saat ini kami sedang mempersiapkan untuk kedatangan Bapak Presiden di Jatinangor untuk wisuda para praja,” kata Bima Arya di Istana Kepresidenan, Selasa (28/7/2026).

Ia menerangkan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat ini berada di kampus IPDN untuk memantau langsung persiapan acara. “Pak Menteri sendiri sekarang posisinya sedang di kampus IPDN mempersiapkan segala sesuatunya agar maksimal,” ujarnya.

Bima menambahkan, pihaknya masih menunggu kepastian kehadiran Prabowo dan berharap tidak ada perubahan agenda. “Kita masih menunggu kepastian,” jelasnya.

Sebelumnya, Tito Karnavian menyampaikan harapannya agar lulusan IPDN menjadi agen perubahan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap para lulusan mampu menjadi teladan dan mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan berintegritas.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan pembekalan kepada Praja Utama Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan kuliah umum bagi calon wisudawan sebelum terjun ke dunia birokrasi.

“Bagaimana caranya membuat 6,5 juta ASN ini semuanya bisa efisien. Paling enggak mayoritas. Perlu ada agent of change. Harus ada agen pembaruan yang bisa merubah mereka,” katanya.

Tito menjelaskan, lulusan IPDN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan jumlah ASN mencapai sekitar 6,5 juta orang, dibutuhkan figur yang mampu membawa perubahan positif dalam budaya kerja birokrasi.

Menurutnya, lulusan IPDN juga memiliki keunggulan dibandingkan perguruan tinggi lain. Selain dibekali kemampuan akademik di bidang pemerintahan, mereka ditempa melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, integritas, serta pembinaan fisik dan mental.

“IPDN ini juga dilengkapi tidak hanya dengan kemampuan akademik, tapi juga kesehatan dan kesamaptaan fisik mereka dan juga mental ideologi. Artinya integritas yang dididik, disiplin, tepat waktu, dan lain-lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan IPDN merupakan lembaga pendidikan kedinasan yang secara khusus menyiapkan sumber daya manusia di bidang pemerintahan. Selama empat tahun, para praja dibekali ilmu pemerintahan sebagai bekal menjalankan tugas birokrasi. Ia mendorong calon wisudawan agar menjadi ASN yang bekerja efektif dan efisien demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags