Iran Gantung Dua Pria di Depan Umum atas Tuduhan Terkait Protes

- Selasa, 28 Juli 2026 | 15:20 WIB
Iran Gantung Dua Pria di Depan Umum atas Tuduhan Terkait Protes

Lembaga peradilan Iran mengeksekusi mati dua pria di muka umum atas tuduhan terkait gelombang protes anti-pemerintah yang memuncak pada Januari lalu. Hukuman gantung itu dilaksanakan di sebuah alun-alun di kota Malekshahr, Provinsi Isfahan.

"Hukuman mati Abolfazl Sepahi dan Amir-Hossein Safari telah dilaksanakan pagi ini," demikian pernyataan situs web Mizan Online milik lembaga peradilan Iran, seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (28/7/2026). Kantor berita Mehr melaporkan eksekusi berlangsung di "sebuah alun-alun di kota Malekshahr" dan disaksikan banyak orang.

Kedua terpidana dinyatakan bersalah karena "menyerang petugas polisi dengan parang dan pisau, mengikat mereka ke rambu jalan, menyeret mereka di tanah, menyiram mereka dengan bensin, dan membakar mereka pada tanggal 8 Januari," tulis Mizan. Mereka menghadapi tuduhan "moharebeh (melancarkan perang melawan Tuhan) dengan mengacungkan senjata dan menciptakan ketakutan dan teror dan korupsi di bumi karena melakukan tindakan yang sangat mengganggu ketertiban umum dan keamanan di negara itu".

Gerakan protes yang awalnya dipicu oleh tingginya biaya hidup pada akhir Desember lalu dengan cepat berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah yang meluas. Puncaknya terjadi pada 8 dan 9 Januari. Otoritas Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian dalam aksi-aksi demo itu. Mereka mengaitkan kekerasan tersebut dengan "tindakan teroris" yang diatur oleh Amerika Serikat dan Israel. Sementara kelompok-kelompok hak asasi manusia yang berbasis di luar negeri menyatakan bahwa pasukan keamanan Iran menembaki para demonstran.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags