Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (27/7/2026) setelah kabar pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) mengguncang pasar. Indeks berakhir turun 10,65 poin atau 0,17 persen ke level 6.185.
Data bursa menunjukkan sebanyak 318 saham menguat, sementara 360 saham melemah dan 287 saham stagnan. Total nilai transaksi tercatat Rp12,11 triliun dari 25,9 miliar saham yang diperdagangkan.
Pelemahan IHSG diiringi koreksi pada sebagian besar indeks sektoral. Indeks LQ45 turun 0,36 persen ke 612, indeks JII turun 0,58 persen ke 369, indeks IDX30 turun 0,32 persen ke 344, dan indeks MNC36 turun 0,36 persen ke 267.
Mayoritas sektor saham parkir di zona merah, meliputi energi, bahan baku, infrastruktur, properti, transportasi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, dan kesehatan. Sementara itu, sektor keuangan, industri, dan teknologi justru mencatatkan penguatan.
Di papan top gainers, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) melesat 35 persen ke Rp216, disusul PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang naik 34,55 persen ke Rp222, dan PT Mega Perintis Tbk (ZONE) menguat 24,75 persen ke Rp630.
Adapun saham-saham yang menjadi top losers antara lain Sinarmas Asset Management yang ambles 15 persen ke Rp510, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 14,55 persen ke Rp376, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terkoreksi 10,09 persen ke Rp5.125.
Artikel Terkait
APINDO Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Jaga Kredibilitas
IHSG Melemah Tipis di Awal Pekan, Mayoritas Saham Tertekan
Analis: Mundurnya Gubernur BI Bisa Jadi Akibat Dominasi Fiskal Pemerintah
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Gubernur BI