Polisi Periksa Intensif 15 Orang Terkait Bentrokan di Jakarta Pusat

- Senin, 27 Juli 2026 | 06:25 WIB
Polisi Periksa Intensif 15 Orang Terkait Bentrokan di Jakarta Pusat

Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa secara intensif tiga orang berinisial S, T, dan U yang diamankan terkait bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (26/7/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab dan kronologi peristiwa yang mengakibatkan satu orang tewas tersebut.

Kapolrestro Jakpus Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan, ketiga orang itu masih menjalani pemeriksaan di Polsek Metro Menteng. "Dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut," kata Reynold di Jakarta, Ahad malam WIB.

Selain ketiga orang itu, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan pihak lain. Secara keseluruhan, polisi telah mengamankan sekitar 15 orang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka diperiksa dengan mengelompokkan berdasarkan rangkaian peristiwa yang terjadi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak.

"Kalau untuk peristiwa itu secara keseluruhan kami melakukan pengamanan pemeriksaan secara intensif itu sejumlah kurang lebih 15 orang. Namun untuk klastering dalam peristiwa-peristiwa, kami beda-bedakan," ujarnya.

Reynold menjelaskan, penyidik juga memeriksa para korban dan saksi. Termasuk mendalami dugaan perusakan gerobak milik pelaku UMKM serta dugaan penganiayaan terhadap warga yang terjadi saat bentrokan. Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara utuh penyebab bentrokan serta peran masing-masing pihak.

"Mana korban atau pun yang patut diduga sebagai pelaku, tentunya itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Reynold.

Dua Orang Ditangkap

Polisi menangkap dua orang lain yang terlibat dalam bentrokan, masing-masing berinisial SK dan AS. Keduanya masih menjalani pemeriksaan. "Penyidik akan mendalami peran masing-masing berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang ditemukan," kata Kasatreskrim Polrestro Jakpus AKBP Roby Heri Saputra, Ahad malam WIB.

Roby menambahkan, penyidik masih mengumpulkan bukti tambahan dan menyusun rangkaian kejadian secara menyeluruh. Penentuan status hukum terhadap pihak yang terlibat akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan. Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi bentrokan dan terus mendata kerusakan yang ditimbulkan.

"Kami meminta seluruh pihak tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan balasan. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian agar situasi tetap aman dan proses hukum dapat berjalan dengan baik," kata Roby.

Situasi di sekitar lokasi kini telah terkendali, namun personel kepolisian tetap disiagakan untuk menjaga ketertiban dan mencegah gangguan lanjutan.

Sementara itu, Markas Polsek Metro Menteng dilaporkan didatangi sejumlah massa pada Ahad malam. Mereka diduga merupakan kerabat dari korban tewas dalam bentrokan. Roby membenarkan kedatangan massa dari salah satu kelompok, namun menegaskan situasi di kantor polisi tetap kondusif.

"Iya, pihak keluarganya kelompok pemuda (yang meninggal) itu datang, tapi enggak digeruduk. Ramai, tapi kondusif," kata Roby. Ratusan orang asal Indonesia timur itu menuntut polisi menegakkan keadilan atas tewasnya rekan mereka.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags