Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia tetap berprinsip bebas aktif. Dalam pidatonya di acara Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/4/2026), ia menyatakan Indonesia menghormati semua negara dan kekuatan global.
"Begitu saya dilantik, politik luar negeri Indonesia, kita bersyukur bahwa kita nonblok. Kita hormati semua negara, semua kekuatan, saudara-saudara. Kita ingin bebas aktif," kata Prabowo.
Di era pemerintahannya, Prabowo menyebut Indonesia akan menjadi tetangga yang baik atau the good neighbor. "Saya katakan politik luar negeri Indonesia yang dipimpin Prabowo Subianto, politik kita menjadi tetangga yang baik. The good neighbor," ujarnya.
Meski demikian, ada satu prinsip yang tak bisa ditawar: dukungan konsisten terhadap kemerdekaan Palestina. "Kita baik sama semua kekuatan. Tapi yang tidak bisa tawar-menawar, kemerdekaan Palestina," tegasnya.
Prabowo menjelaskan, sikap ini diambil agar Indonesia tidak diganggu negara lain. Di sisi lain, ia menekankan bahwa Indonesia tengah membangun pertahanan yang kuat. "Kita baik semua. Kita ingin baik sama semua kekuatan. Tapi kita tidak mau diganggu. Sekarang sudah membangun kekuatan pertahanan," ucapnya. "Tapi kekuatan pertahanan kita adalah pertahanan rakyat semesta," imbuhnya.
Artikel Terkait
PKB Ajak Prabowo dan Parpol Ubah 108 UU demi Kedaulatan Ekonomi
Partai Perindo Ajak PKB Kolaborasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Ijtima Ulama PKB Rekomendasikan Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Prabowo Akui Lelah Sebelum ke Acara PKB, Semangat Pulih Usai Disambut Kader