Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, angkat bicara terkait isu yang menyebut 522 pelajar di Sidoarjo terjangkit HIV/AIDS. Ia mendorong langkah baru dan kolaborasi lintas sektor untuk memitigasi akar permasalahan.
Menurut Emil, penyebab penularan HIV/AIDS di masyarakat cukup beragam, mulai dari pergaulan berisiko hingga penggunaan narkoba. "Semua ini harus kita cermati akar permasalahannya, sekaligus bagaimana kita menyikapi mereka yang sudah telanjur mengidap HIV. Mereka tentu memerlukan perlakuan dan pelayanan kesehatan yang semestinya agar bisa menangani kondisi yang mereka alami," ujar Emil kepada wartawan, Kamis (23/7).
Emil menekankan peran penting sekolah dan keluarga dalam pembinaan pelajar agar terhindar dari hal negatif. "Anak-anak berada di sekolah dari Senin sampai Jumat, dari pagi hingga siang atau sore hari. Di luar waktu itu, keluarga juga perlu menjadi mitra dalam menjaga anak-anak muda kita dari pergaulan yang salah," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa isu lonjakan angka penularan HIV/AIDS di Sidoarjo bukan persoalan baru. "Jadi kasus di Sidoarjo ini bukan sesuatu yang baru dibahas, melainkan kelanjutan dari koordinasi yang selama ini sudah berjalan antara Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Sidoarjo. Hanya saja, kali ini datanya terbuka ke publik dan menjadi angka yang dianggap mengejutkan," katanya.
Emil mengingatkan bahwa HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya. Ia berharap isu ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat edukasi. "Padahal sejak awal kami sudah memberikan peringatan bahwa HIV bukan penyakit yang bisa dianggap remeh dari sisi tingkat penyebarannya. Karena itu, mudah-mudahan momentum ini dapat mendorong langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengurangi kemungkinan penyebaran penyakit tersebut," ujar dia.
Artikel Terkait
Dinkes Sidoarjo Bantah Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Data Resmi Tunjukkan 60 Kasus
Orang Tua Remaja Bugil Saat Terima Pesanan Ojol di Sidoarjo Buka Suara
Viral Driver Ojol Rekam Pemuda Bugil di Teras, Polisi Lakukan Mitigasi
OJK Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan