Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyatakan dukungan partainya terhadap kebijakan satu pintu ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia. Ia meyakini langkah ini menjadi fondasi penting dalam menegakkan kedaulatan ekonomi nasional.
"PKB mendukung satu pintu ekspor seluruh sumber daya alam yang kita yakini menjadi salah satu cara utama dari dimulainya menegakkan kedaulatan ekonomi di bumi nusantara tercinta," ujar Cak Imin dalam sambutannya di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026).
Menurut Cak Imin, kekayaan alam Indonesia yang luar biasa harus dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Ia menekankan perlunya penggunaan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan.
"Kita menyaksikan Bapak Presiden dengan sungguh-sungguh dimulai untuk menjaga kekayaan alam yang begitu luar biasa dan digunakan sekuat-kuatnya untuk kepentingan rakyat," katanya.
Cak Imin menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto sudah terlihat nyata dan mengajak seluruh partai politik untuk bersama-sama menuntaskan pekerjaan rumah di sektor ini.
"Kita yakin sepenuhnya, orientasi dan arah baru ekonomi yang dimulai dari penyelamatan sumber daya alam ini bukan sekadar retorika maupun impian di siang bolong. Kita sudah lama merindukan ini dan kita menyaksikan kebijakan Bapak Presiden sudah nyata di depan mata dengan berbagai upaya-upaya konkret yang kita saksikan," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa kebijakan ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas strategis melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan berlaku penuh pada 1 September 2026. Saat ini, kebijakan tersebut masih dalam tahap transisi.
"Dengan ekspor sumber daya alam satu pintu, ya, kita mengadakan tahap transisi dan kita harapkan nanti 1 September 2026 implementasi penuh," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipantau secara daring, Senin (20/7).
Artikel Terkait
Ijtima Ulama PKB Rekomendasikan Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Prabowo Akui Lelah Sebelum ke Acara PKB, Semangat Pulih Usai Disambut Kader
Prabowo: Perbedaan Politik Bukan Permusuhan, PDIP Sejalan dengan Pemerintah
Prabowo Sebut Hasil Ijtima Ulama untuk PKB Bukan Sekadar Hadiah, Melainkan Perintah