Pegawai Koperasi di Klaten Diserang Pedang Saat Tagih Utang

- Kamis, 23 Juli 2026 | 12:48 WIB
Pegawai Koperasi di Klaten Diserang Pedang Saat Tagih Utang

Seorang pegawai koperasi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menjadi korban penyerangan menggunakan pedang saat menagih utang ke rumah nasabah. Korban mengalami luka sayat dan sobek di kedua tangannya.

Peristiwa itu terjadi di rumah pelaku berinisial W di Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Selasa (21/7) sekitar pukul 13.15 WIB. Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto menjelaskan, saat itu korban TS (25) bersama rekannya datang menagih utang kepada istri pelaku yang berinisial P.

"Namun saat itu masih ada petugas koperasi lainnya yang sedang menagih istri pelaku sehingga korban menunggu di ruang tamu rumah pelaku," ujar Suwoto dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Setelah petugas koperasi sebelumnya selesai, korban menemui P untuk meminta pembayaran angsuran sebesar Rp 50 ribu. Namun P mengaku belum memiliki uang dan meminta pelunasan dilakukan pada pekan berikutnya. Negosiasi berlangsung alot. Pelaku yang mendengar keributan dari dalam rumah kemudian keluar dan menanyakan apa yang terjadi.

"Pelaku kemudian masuk kembali ke dalam rumah, lalu keluar sambil membawa sebilah pedang dan langsung mengayunkannya ke arah kepala korban. Korban berusaha menangkis menggunakan tangan kiri, kemudian merebut pedang tersebut dengan tangan kanan," jelas Suwoto.

Rekan korban yang berada di lokasi melempar kursi ke arah pelaku. Saat pelaku menghindar, korban berhasil menguasai pedang dan melarikan diri keluar rumah. "Korban mengalami luka sayat pada jari telunjuk, jari tengah, dan jari kelingking tangan kanan serta luka sobek pada telapak tangan kiri," ungkap Suwoto.

Kasus ini dilaporkan ke Polres Klaten. Polisi menangkap pelaku untuk dimintai pertanggungjawaban. "Iya untuk pelaku sudah diamankan. Masih didalami," kata Suwoto.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags