IHSG Melemah Tipis di Tengah Volatilitas, Investor Waspadai Profit Taking

- Kamis, 23 Juli 2026 | 11:00 WIB
IHSG Melemah Tipis di Tengah Volatilitas, Investor Waspadai Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,09 persen ke level 6.334 pada perdagangan Rabu (22/7/2026), setelah bergerak volatil sepanjang sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah pengumuman Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Meski koreksi tipis, analis mengingatkan investor untuk waspada terhadap potensi profit taking pada perdagangan Kamis (23/7/2026).

Sepanjang hari, IHSG bergerak di dua zona dan berayun dalam rentang 6.285 hingga 6.394, sebelum akhirnya menutup sesi di area 6.334. Nilai transaksi pasar reguler tetap ramai, menandakan minat investor belum surut meski laju indeks mulai tertahan.

Sentimen suku bunga masih menjadi salah satu penentu utama. Bank Indonesia menahan BI-Rate di 5,75 persen, dengan suku bunga deposit facility tetap 4,75 persen dan lending facility 6,5 persen. Keputusan itu memberi bantalan bagi stabilitas pasar, tetapi belum otomatis menghilangkan risiko koreksi jangka pendek karena pelaku pasar masih menimbang arus dana asing, harga komoditas, dan sentimen global.

Secara teknikal, pandangan analis untuk perdagangan hari ini cenderung bercampur. Ada yang melihat potensi lanjutan profit taking masih membayangi IHSG, namun ada pula yang menilai indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan bila mampu bertahan di atas area support penting. Dalam skenario positif, IHSG dinilai masih punya ruang menguji kisaran 6.441 hingga 6.545. Sementara itu, area support berada di 6.111 dan 5.839, sedangkan resistance terdekat dipetakan di 6.377 dan 6.599.

Dengan kondisi itu, strategi perdagangan hari ini lebih cocok diarahkan ke saham yang punya level teknikal jelas dan mudah dipantau. Berikut sejumlah saham rekomendasi yang layak dicermati pada Kamis, 23 Juli 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham AADI ditutup menguat 0,28 persen ke Rp9.025, tetapi volume beli mulai mengecil. Area buy on weakness berada di kisaran Rp8.625-Rp8.925, dengan target harga Rp9.300 hingga Rp9.525. Batas stop loss ditempatkan di bawah Rp8.325.

Saham CUAN terkoreksi 2,04 persen ke Rp720 dan masih dibayangi tekanan jual. Meski begitu, saham ini tetap masuk radar buy on weakness di rentang Rp685-Rp710, dengan target harga Rp815 sampai Rp915. Stop loss disarankan di bawah Rp670.

PTBA naik 0,41 persen ke Rp2.430 dan pergerakannya masih cenderung sideways dengan dukungan volume pembelian. Area buy on weakness dipetakan pada Rp2.330-Rp2.400, dengan target harga Rp2.480 hingga Rp2.570. Stop loss berada di bawah Rp2.290.

VKTR melesat 10,32 persen ke Rp855 dan menjadi salah satu saham yang menonjol karena dorongan volume beli. Untuk strategi trading buy, area masuk berada di kisaran Rp805-Rp845, dengan target harga Rp895 hingga Rp915. Stop loss dipasang di bawah Rp770.

Daftar rekomendasi hari ini memperlihatkan peluang tersebar di beberapa tema sekaligus, dari batu bara dan energi hingga saham yang sedang bergerak agresif secara teknikal. Namun, pola seperti ini juga berarti investor tidak cukup hanya melihat momentum kenaikan harian, melainkan harus disiplin menunggu area masuk yang lebih aman.

Fokus utama perdagangan hari ini tetap ada pada dua hal: apakah IHSG mampu bertahan di atas area support penting, dan apakah tekanan profit taking bisa diredam agar peluang uji resistance tetap terbuka. Dari situ, saham seperti AADI, CUAN, PTBA, dan VKTR menjadi relevan untuk masuk daftar pantauan aktif, bukan langsung dikejar tanpa perhitungan.

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan rangkuman analisis teknikal dan informasi pasar dari sumber tepercaya, bukan ajakan mutlak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags