Posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak bersebelahan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Senin lalu menjadi perbincangan hangat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi angkat bicara untuk meluruskan persepsi yang berkembang.
Dalam sidang yang digelar di Istana Negara, Jakarta, meja Prabowo ditempatkan di tengah menghadap seluruh anggota kabinet yang duduk dengan formasi huruf U. Sementara itu, Gibran duduk di jajaran menteri, bukan di samping presiden seperti pada sidang-sidang sebelumnya.
Prasetyo menjelaskan, perubahan tata letak itu murni karena kebutuhan teknis. "Bapak Presiden kemarin di dalam sidang kabinet paripurna ingin memberikan penjelasan mengenai apa saja yang telah dicapai oleh pemerintah selama kurang lebih 20 sampai 21 bulan. Karena banyaknya program, beliau menggunakan alat bantu teleprompter," ujarnya dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Menurut Prasetyo, penggunaan teleprompter memerlukan penempatan meja presiden di posisi tertentu. "Nah, itulah yang kemudian menjawab pertanyaan secara layout. Kalau yang dipertanyakan adalah posisi Wakil Presiden, menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang perlu dikhawatirkan," tegasnya.
Ia juga membantah narasi yang mengaitkan perubahan posisi duduk dengan subordinasi di pemerintahan. "Tidak ada, sama sekali tidak ada. Kami pada posisi sekarang sedang kompak-kompaknya, semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden," katanya.
Prasetyo meminta publik lebih fokus pada substansi sidang, bukan pada hal-hal teknis. "Yang paling penting adalah secara substantif apa yang disampaikan Bapak Presiden kepada seluruh jajaran, yaitu memberikan penilaian, evaluasi, dan menyampaikan prestasi-prestasi Kabinet Merah Putih selama 21 bulan di bawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Bangun Peternakan Sapi Perah Terpadu di Brebes untuk Percepat Swasembada Susu
Posisi Duduk Gibran Bergeser, Spekulasi Politik Mengemuka
Presiden Prabowo Akan Pimpin Pelantikan 1.500 Perwira TNI-Polri di Istana Merdeka
Prabowo Segera Teken Keppres Jampidsus Definitif Pengganti Febrie Adriansyah