Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memerintahkan Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo untuk menyediakan ATM di setiap rumah susun (rusun) di Jakarta. Langkah ini bertujuan mempermudah akses layanan keuangan bagi warga.
Perintah itu disampaikan Rano saat meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Jakarta Kebayoran Park di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026). "Saya perintahkan kepada Direktur Utama Bank Jakarta, semua rumah susun kita harus ada ATM. Pelayanan kepada masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar menghitung nilai investasi," tegas Rano.
Dalam kesempatan yang sama, Rano mengapresiasi transformasi Bank Jakarta melalui KCP Kebayoran Park yang mengusung konsep future branch. Menurutnya, inovasi ini menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global. "Bank Jakarta memegang peran penting sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mendukung pertumbuhan usaha, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong transformasi ekonomi Jakarta," ujarnya.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, KCP Kebayoran Park bukan sekadar kantor cabang dengan wajah baru, melainkan tonggak transformasi layanan. "Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah gedung, yang berubah bukan hanya wajah kantor cabang, tetapi juga cara kami melayani masyarakat," ucapnya.
KCP Kebayoran Park mengusung konsep Modern, Accessible, Connected, dengan ruang layanan yang lebih nyaman, kolaboratif, dan personal. Konsep ini diperkuat identitas baru Bank Jakarta. "Perubahan sebuah bank tidak cukup diwujudkan melalui teknologi ataupun bangunan yang lebih modern, melainkan ketika masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih manusiawi," kata Agus.
KCP Kebayoran Park merupakan prototipe pertama kantor cabang generasi baru Bank Jakarta yang akan menjadi acuan transformasi jaringan kantor lainnya. Proses layanan akan lebih sederhana, terdigitalisasi, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. "Kami tidak sedang membangun cabang yang lebih indah, tetapi cabang yang lebih relevan dengan cara hidup masyarakat Jakarta saat ini. Ke depan, model pelayanan ini akan direplikasi ke jaringan Bank Jakarta lainnya agar masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang modern, cepat, nyaman, dan konsisten," pungkas Agus.
Artikel Terkait
Bank Digital Berkembang, Bank Jakarta Tegaskan Cabang Fisik Tetap Relevan
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri 14 Ribu Orang, Rano Karno Sebut Putaran Ekonomi Capai Rp5 Triliun
Antusiasme Warga Jakarta Nobar Final Piala Dunia 2026 Capai 14 Ribu Orang, Rano Karno Kaget
Rano Karno Nobar Final Piala Dunia di Lapangan Banteng, 14 Ribu Warga Padati Lokasi