Volkswagen Tutup Pabrik Dresden Setelah 88 Tahun, Tekanan Finansial Jadi Pemicu

- Kamis, 18 Desember 2025 | 05:36 WIB
Volkswagen Tutup Pabrik Dresden Setelah 88 Tahun, Tekanan Finansial Jadi Pemicu

Berita mengejutkan datang dari Volkswagen. Raksasa otomotif Jerman itu dikabarkan akan menutup pabriknya di Dresden dalam waktu dekat. Ini adalah perubahan besar pertama dalam sejarah panjang mereka selama 88 tahun terakhir di Eropa.

Tekanan keuangan disebut-sebut sebagai penyebab utama. Menurut laporan Financial Times, penjualan yang lesu di China dan Eropa, ditambah dengan kebijakan tarif impor AS, membuat kinerja bisnis mereka terus terpuruk. Situasinya memang tidak mudah.

Anggaran perusahaan untuk lima tahun ke depan pun dipangkas. Mereka kini mengelola sekitar 160 miliar euro, lebih rendah dari periode sebelumnya yang mencapai 180 miliar euro. Salah satu faktornya? Proyeksi usia kendaraan bermesin bensin ternyata lebih panjang dari perkiraan, yang berarti butuh investasi baru di teknologi lama.

Meski CFO Volkswagen, Arno Antlitz, sempat mengisyaratkan peningkatan arus kas di 2025, analis justru pesimis. Mereka yakin tekanan finansial masih akan membayangi perusahaan ini selama beberapa tahun ke depan.

“Tentu ada tekanan pada arus kas di tahun 2026,” ujar Stephen Reitman, analis dari Bernstein.

Reitman menambahkan, Volkswagen sedang berjuang mencari cara untuk menekan pengeluaran dan meningkatkan profit. Tantangan terbesarnya justru datang dari mesin pembakaran internal yang bertahan lebih lama.

“Volkswagen menghadapi tantangan yang luas, karena umur mesin berbahan bakar fosil yang lebih panjang membutuhkan investasi baru. Anda harus melihat generasi baru teknologi bensin,” kata Reitman.

Pendapat serupa datang dari manajer portofolio Union Investment, Moritz Kronenberger. Ia menekankan bahwa Volkswagen harus berani memangkas proyek-proyek lain jika ingin target investasi mereka tercapai.


Halaman:

Komentar