Rabu (17/12/2025) pagi, suasana di BEI tampak berbeda. PT Super Bank Indonesia Tbk, atau SUPA, akhirnya resmi melantai di papan pencatatan. Sahamnya langsung melesat saat pembukaan perdana. Dari harga penawaran awal Rp635 per lembar, ia dibuka menguat tajam ke level Rp790. Itu artinya kenaikan signifikan, sekitar 24,41 persen.
Hingga pukul setengah sepuluh pagi, sentimen positif masih bertahan. Harga saham SUPA bertengger kokoh di Rp790. Pergerakannya cukup aktif, lho. Catatannya, ada 3,22 juta saham yang berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp2,55 miliar. Seluruhnya terjadi dalam 2.886 kali perdagangan.
Di tengah keriuhan itu, Presiden Direktur SUPA, Tigor M. Siahaan, menyampaikan pandangannya. Baginya, momen ini jauh lebih dari sekadar ritual pencatatan saham biasa.
“Hari ini bukan sekadar pencatatan saham. Saya melihatnya sebagai perjalanan dari kepercayaan,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta.
Menurut Tigor, langkah ini menandai babak baru bagi perusahaan. Dengan sokongan pemegang saham dan ekosistem digital yang sudah dibangun, SUPA merasa lebih siap. Tujuannya jelas: memperluas akses kredit, mendorong inovasi produk, dan menghadirkan layanan keuangan yang aman bagi lebih banyak masyarakat.
“Modal yang diperoleh dari IPO ini akan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang kami,” tambahnya.
Lalu, kemana aliran dana segar dari IPO itu? Sebagian besar, sekitar 70 persen, rencananya akan dipakai untuk modal kerja. Fokusnya adalah memperkuat penyaluran kredit ke segmen underbanked, baik ritel maupun UMKM. Segmen ini memang jadi andalan dan motor pertumbuhan utama Superbank.
Di sisi lain, sisa 30 persennya dialokasikan untuk belanja modal. Anggaran ini akan menopang pengembangan produk pendanaan, sistem pembayaran digital, hingga infrastruktur teknologi informasi. Tidak ketinggalan, penguatan sistem operasional dan investasi jangka panjang di bidang-bidang strategis seperti AI, analitik data, dan keamanan siber juga masuk dalam rencana.
Peluncuran perdana saham SUPA ini pun akhirnya ditutup dengan catatan hijau yang meyakinkan di pagi hari itu.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun