Sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin 20 Juli 2026, menuai sorotan publik. Pasalnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang biasanya duduk di sebelah Presiden Prabowo, dalam rapat tersebut justru berada di barisan para menteri.
Fenomena itu ramai diperbincangkan warganet setelah beredar di media sosial. Sejumlah warganet menilai posisi duduk tersebut sebagai sinyal bahwa Gibran mulai dijauhkan dari Presiden Prabowo.
“Mungkin ini sudah merupakan salah satu sinyal dari Presiden itu sendiri dan tentunya masyarakat yang menonton video ini juga memiliki penafsiran yang berbeda,” tulis akun @muhammad.priono.
“Memang sudah sepantasnya dijauhkan dari Prabowo,” timpal akun @febribobhakim.
“Kayak berasa gak dianggap..seperti diberi jarak, pertanda apakah ini..?” tukas akun @nafrysoldiers.
“Cm hadir sbg pelengkap..” tandas akun @ahmadi10.
Kendati demikian, tetap ada warganet yang membela Gibran. “Posisi tempat duduk pejabat tidak penting, yang penting posisi Indonesia semakin maju dan berkembang,” tulis akun @i.c.salasa.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat 997 likes dan 186 komentar.
Artikel Terkait
Mensesneg Buka Suara soal Posisi Duduk Prabowo dan Gibran yang Tak Bersebelahan di Sidang Kabinet
Prabowo Segera Teken Keppres Jampidsus Definitif Pengganti Febrie Adriansyah
Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB, Targetkan Renovasi 100.000 Sekolah per Tahun
Menteri Imigrasi: Program Besar Prabowo Butuh Waktu, Termasuk Pembinaan Anak