Sejak 2022, keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, hidup dalam ketakutan akibat teror berulang dari tetangganya. Pelemparan helm, kaca beling, telur, hingga minyak jelantah menjadi 'menu harian' yang mereka alami. Puncaknya pada 2024, rumah mereka dirusak saat sebagian anggota keluarga sedang liburan, membuat salah satu anak Azis yang sendirian di rumah mengalami syok.
Video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi teror tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat seorang pria melemparkan helm dan benda lain ke arah rumah, sambil memaki-maki. Keluarga Azis yang sudah tidak tahan akhirnya memutuskan menjual rumah dan melaporkan kasus ini ke Polres Metro Depok.
Anak Azis, Novita (29), menceritakan bahwa perseteruan bermula dari kesalahpahaman pada 2022. Saat itu, suaminya yang warga negara asing bercanda dengan anak mereka yang menangis. "Nah mama saya tuh ketawa-ketawa juga bilang, 'orang gila, dasar orang gila'. Nah ternyata denger, salah paham disangkanya itu buat ngelontarin (kata-kata) ke dia," ujar Novita saat ditemui Kompas.com, Minggu (19/7/2026).
Tetangga mereka merespons dengan makian bernada tinggi. Meski sempat berdamai setelah mediasi dengan pengurus RT dan RW, keluarga Azis mengaku terus menerima intimidasi. "Dulu setelah kita pasang CCTV banyak bukti, dilempar telur, sandal, debu. Kalau barang-barang kayak kaca beling, telur, atau pur (makanan ayam) dicampur air atau minyak jelantah itu sering dilempar ke dalam rumah," tutur Novita.
Novita menambahkan, tetangganya kerap memprovokasi dengan menantang anggota keluarga agar keluar rumah. "Begitu (tetangga mereka) pulang, nyari atau ngelihat dulu (ke arah rumah keluarga Azis). Ada orang (atau tidak), ngata-ngatain, itu udah makanan tiap hari gitu lho," ujarnya dikutip dari Tribun Bogor.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, konflik ini dipicu saat korban menegur pelaku karena memutar musik dengan suara keras. "Awalnya terlapor (terduga pelaku) mengata-ngatai dengan kata-kata kasar dan betul menurut keterangan salah satunya karena setel musik kencang kemudian ditegur dan terlapor tidak terima," ucapnya. Penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap terlapor pada Senin (20/7/2026).
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Perusakan Rumah di Pancoran Mas: Kerap Bertikai Sejak 2024
Challenge Makan Cabai dan Dimasukkan Freezer, Pria di Depok Jadi Tersangka Penganiayaan Anak
Pria di Depok Aniaya Dua Bocah dengan Challenge Makan Cabai dan Masuk Freezer
Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Teror Rumah Warga di Depok