Kebiasaan Parkir dengan Setir Miring Bisa Memicu Kerusakan Komponen Mobil

- Senin, 27 Juli 2026 | 06:05 WIB
Kebiasaan Parkir dengan Setir Miring Bisa Memicu Kerusakan Komponen Mobil

Banyak pengemudi kerap memarkir mobil dengan posisi setir masih membelok. Kebiasaan yang tampak sepele ini, jika dilakukan terus-menerus, dapat mempercepat keausan sejumlah komponen kendaraan, mulai dari sistem kemudi, ban, hingga suspensi. Para pemilik mobil pun disarankan membiasakan meluruskan setir sebelum mematikan mesin.

Langkah sederhana itu membantu mendistribusikan beban pada roda depan secara lebih merata, sehingga komponen kendaraan dapat bekerja lebih optimal dan memiliki usia pakai lebih panjang. Posisi setir yang lurus membuat roda depan berada dalam kondisi netral. Selain menjaga keseimbangan beban pada sistem kemudi dan suspensi, pengemudi juga lebih mudah mengendalikan mobil saat kembali digunakan karena roda sudah mengarah lurus.

Berikut beberapa alasan mengapa setir mobil sebaiknya diposisikan lurus saat parkir:

Pertama, mengurangi beban pada sistem kemudi. Saat setir dibiarkan dalam posisi berbelok, beberapa komponen sistem kemudi tetap menahan beban meski kendaraan tidak digunakan. Jika menjadi kebiasaan, kondisi ini berpotensi mempercepat keausan pada komponen seperti tie rod, ball joint, rack steer, dan bushing. Meluruskan setir sebelum parkir membantu mendistribusikan beban secara lebih seimbang sehingga tekanan pada komponen kemudi berkurang dan performanya tetap terjaga.

Kedua, menjaga kondisi ban tetap optimal. Ban bekerja paling baik ketika roda berada dalam posisi lurus. Jika roda dibiarkan membelok dalam waktu lama, distribusi tekanan pada tapak ban menjadi kurang merata, terutama saat mobil diparkir di permukaan yang tidak rata. Meski dampaknya tidak langsung terlihat, kebiasaan tersebut dapat memicu keausan ban yang tidak merata. Untuk hasil maksimal, pastikan tekanan angin ban juga selalu sesuai rekomendasi pabrikan.

Ketiga, mengurangi beban pada suspensi. Posisi roda yang terus membelok juga memengaruhi kerja sistem suspensi. Beberapa komponen kaki-kaki, seperti ball joint, tie rod, bushing arm, dan rack end dapat menerima tekanan yang tidak seimbang. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi mempercepat keausan komponen sehingga biaya perawatan kendaraan bisa meningkat.

Keempat, memudahkan saat mulai berkendara. Setir yang sudah lurus membuat kendaraan siap langsung berjalan ke depan tanpa perlu koreksi arah. Hal ini sangat membantu ketika mobil diparkir di area sempit atau diapit kendaraan lain. Selain lebih praktis, risiko kendaraan menyentuh objek di sekitar saat mulai bergerak juga menjadi lebih kecil.

Kelima, menjaga kinerja Electric Power Steering (EPS). Sebagian besar mobil modern telah menggunakan EPS, sistem yang bekerja dengan bantuan motor listrik untuk meringankan putaran setir. Dengan posisi roda yang lurus saat parkir, sistem EPS memulai kerja dari posisi netral ketika kendaraan dinyalakan kembali. Hal tersebut membantu menjaga kinerja sistem tetap optimal sekaligus memudahkan pengemudi mengendalikan mobil sejak awal perjalanan.

Keenam, meningkatkan keamanan saat parkir. Selain menjaga komponen kendaraan, posisi setir lurus juga memberikan keuntungan dari sisi keselamatan. Saat parkir di area datar, roda yang lurus membantu mobil tetap bergerak sesuai arah ketika mulai dijalankan. Namun, ada pengecualian untuk kondisi tertentu. Jika parkir di jalan menanjak atau menurun, arah roda justru sebaiknya disesuaikan dengan kondisi jalan sebagai langkah pengamanan tambahan apabila rem parkir tidak mampu menahan kendaraan secara maksimal. Sebagai contoh, saat parkir di jalan menurun, roda depan sebaiknya diarahkan ke arah trotoar atau tepi jalan. Sementara saat parkir di jalan menanjak, arah roda disesuaikan dengan kondisi lingkungan parkir agar kendaraan tidak mudah bergerak.

Dengan demikian, meluruskan setir sebelum mematikan mesin merupakan kebiasaan sederhana yang layak diterapkan setiap kali parkir. Selain membantu memperpanjang usia pakai komponen kendaraan, langkah ini juga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan saat mobil kembali digunakan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags