La Liga Salip Premier League dalam Rata-rata Gaji 10 Pemain Teratas

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:00 WIB
La Liga Salip Premier League dalam Rata-rata Gaji 10 Pemain Teratas

Persaingan finansial di sepak bola Eropa kian memanas. La Liga berhasil mengungguli Premier League dalam hal rata-rata gaji 10 pemain dengan bayaran tertinggi, menurut data Capology. Meski Premier League dikenal sebagai liga dengan kekuatan finansial terbesar, La Liga justru memimpin dengan rata-rata gaji sekitar Rp8,23 miliar per pekan.

Vinicius Junior dan Kylian Mbappe menjadi dua pemain dengan bayaran tertinggi di Spanyol, masing-masing menerima gaji sekitar Rp12,31 miliar per pekan. Capology memperkirakan gaji pokok Vinicius setara dengan Mbappe, meskipun bintang Prancis itu memiliki bonus yang jauh lebih besar.

Jan Oblak, Jude Bellingham, dan Lamine Yamal juga masuk dalam daftar dengan gaji sekitar Rp8,21 miliar, menunjukkan kekuatan finansial klub-klub seperti Atletico Madrid dalam mempertahankan pemain elite mereka.

Premier League: Gaji Tinggi, tetapi Rata-Rata Lebih Rendah

Di Premier League, Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, sekitar Rp12,6 miliar per pekan, diikuti Virgil van Dijk dengan Rp8,4 miliar. Namun, rata-rata gaji 10 pemain teratas hanya mencapai sekitar Rp7,70 miliar per pekan.

Marcus Rashford, Bruno Fernandes, Jack Grealish, dan Bukayo Saka menerima gaji sekitar Rp7,2 miliar, sedangkan Omar Marmoush, Alexander Isak, Phil Foden, dan Kai Havertz berada di kisaran Rp6,7 miliar per pekan.

Dominasi Klub Tertentu di Bundesliga dan Ligue 1

Bundesliga menunjukkan dominasi Bayern Munchen dengan seluruh 10 pemain berbayar tertinggi berasal dari klub tersebut. Harry Kane menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di liga ini dengan Rp9,86 miliar per pekan, diikuti Jamal Musiala Rp9 miliar dan Joshua Kimmich Rp7,90 miliar.

Di Ligue 1, PSG menguasai seluruh 10 besar daftar gaji dengan Ousmane Dembele sebagai pemain tertinggi dibayar sekitar Rp7,18 miliar per pekan. Rata-rata gaji 10 pemain teratas Ligue 1 berada di kisaran Rp5,02 miliar, memperlihatkan kesenjangan finansial yang signifikan antara PSG dan klub lain di Prancis.

Serie A: Gaji Terendah di Antara Liga Top Eropa

Serie A menjadi liga dengan rata-rata gaji 10 pemain teratas paling rendah, yakni sekitar Rp4,42 miliar per pekan. Lautaro Martinez memimpin dengan gaji Rp6,58 miliar, diikuti Nicolo Barella Rp4,75 miliar dan Hakan Calhanoglu Rp4,39 miliar.

Kondisi ini menunjukkan perubahan besar dalam lanskap finansial sepak bola Eropa, di mana Serie A yang dulu menjadi pusat kekuatan ekonomi kini tertinggal di belakang empat liga top lainnya. Beberapa pemain lain seperti Jonathan David, Kenan Yildiz, dan Kevin De Bruyne menerima gaji sekitar Rp4,39 miliar per pekan, sementara Christopher Nkunku dan Rasmus Hojlund berada di angka Rp3,65 miliar.

Besarnya bayaran pemain di Premier League memperlihatkan kekuatan finansial kompetisi tersebut, namun nilai kontrak tidak selalu berbanding lurus dengan kontribusi pemain di lapangan. Sementara itu, dominasi finansial klub-klub tertentu seperti Bayern Munchen dan PSG menegaskan adanya kesenjangan yang cukup besar di dalam liga-liga top Eropa.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags