Menjelang bergulirnya kompetisi Liga Roshn Arab Saudi pada Kamis mendatang, tiga klub raksasa Al-Nassr, Al-Ahli, dan Al-Ittihad justru dilanda krisis internal. Kondisi ini secara tidak langsung menguntungkan Al-Hilal yang diprediksi akan memimpin persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Al-Nassr, yang berstatus juara bertahan, menghadapi kendala besar. Kepergian pelatih Jorge Jesus dan keterlambatan bergabungnya para pemain bintang menjadi ganjalan utama. Ange Postecoglou yang ditunjuk sebagai pengganti belum mendapat dukungan aktivitas transfer yang memadai. Sementara itu, kapten tim Cristiano Ronaldo juga belum kembali memperkuat skuad.
Di Jeddah, Al-Ahli mengalami situasi yang tak kalah rumit. Pelatih Matthias Jaissle tiba-tiba hengkang ke Newcastle United, disusul mundurnya presiden klub Khalid Al-Ghamdi. Dua pilar penting, Franck Kessie dan Riyad Mahrez, juga telah pergi, sehingga stabilitas tim yang kini ditangani pelatih baru Mariano Bosic semakin rapuh.
Al-Ittihad pun tak luput dari masalah. Di bawah kepemimpinan pelatih anyar Jens Wissing, terjadi perombakan skuad besar-besaran. Kehilangan pemain kunci seperti Fabinho dan Mario Mitaj, ditambah ancaman kepergian Moussa Diaby, membuat kekuatan tim berjuluk Sang Doyen tersebut berkurang drastis menjelang kompetisi dimulai.
Dengan tiga pesaing utama sedang goyah, Al-Hilal berada di posisi yang sangat menguntungkan. Mereka bisa memanfaatkan situasi ini untuk memulai musim dengan percaya diri dan mengambil alih puncak klasemen sejak awal.
Artikel Terkait
Al-Hilal Buka Pintu Pinjaman untuk Darwin Nunez
Krisis Finansial Al-Nassr, Transfer Pemain Baru Dibekukan
Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Habiskan Liburan di Mallorca
Al-Hilal Incar Luis Diaz dan Iliman Ndiaye, Bayern Munich Tegaskan Tak Akan Jual