Debut Anthony Correia sebagai pelatih FC Utrecht berakhir dengan kekalahan. Pada laga pembuka Eredivisie, timnya ditaklukkan FC Groningen dengan skor 1-2 di Stadion Euroborg. Gol cepat Willumsson pada menit kesembilan sudah menempatkan tuan rumah di atas angin, memanfaatkan umpan terukur Ángel Alarcón yang menembus lini belakang Utrecht. Willumsson lolos dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Michael Brouwer dalam situasi satu lawan satu.
Sebelum gol tersebut, Utrecht sebenarnya sempat mengancam lewat Yoann Cathline di menit awal, tetapi sepakannya masih bisa digagalkan kiper Groningen, Etienne Vaessen. Peluang emas lainnya datang dari Alarcón pada menit ke-26, namun lagi-lagi Vaessen tampil gemilang di bawah mistar. Groningen yang mulai menguasai permainan sempat mencetak gol kedua melalui Willumsson, tetapi wasit menganulirnya karena offside. Utrecht juga sempat membalas lewat Dani de Wit, namun gol itu juga dianulir dengan alasan yang sama.
Tekanan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Thom van Bergen menggandakan keunggulan dengan eksekusi cermat yang melambung melewati Brouwer. Groningen, yang dijuluki Trots van het Noorden, terus mendominasi dan menjaga pertahanan tetap rapat. Utrecht baru bisa memperkecil ketertinggalan sepuluh menit sebelum laga usai. Berawal dari kelugasan Davy van den Berg yang melewati Vaessen, bola kemudian disodorkan kepada Adrian Blake yang tinggal menceploskannya ke gawang kosong.
Beberapa menit berselang, Alarcón nyaris menyamakan kedudukan, tetapi kiper Groningen bergerak cepat mengamankan bola. Meski pertahanan Groningen sempat goyah di menit-menit akhir, Utrecht gagal menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan. Kekalahan ini menjadi catatan awal yang berat bagi Correia untuk membenahi timnya di kompetisi musim ini.