Pelatih Eugen Polanski resmi menunjuk bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, sebagai salah satu anggota dewan tim Borussia Moenchengladbach untuk mengarungi kompetisi Bundesliga musim 2026/2027. Penunjukan ini diumumkan setelah pemusatan latihan di Tegernsee, Jerman, dan menegaskan posisi strategis Diks di skuad Die Fohlen.
Pemain berusia 29 tahun itu menjadi bagian dari struktur kepemimpinan klub bersama penyerang Tim Kleindienst yang tetap menjabat kapten, bek Nico Elvedi sebagai wakil kapten, serta Philipp Sander dan Moritz Nicolas. Penunjukan ini melengkapi catatan mengesankan Diks yang bergabung secara bebas transfer dari FC Copenhagen pada musim panas 2025 dengan kontrak hingga 30 Juni 2030. Sepanjang musim debutnya, ia membukukan 30 penampilan di semua kompetisi, mencetak lima gol, dan membawa timnya meraih kemenangan penting lewat eksekusi penalti pada masa penambahan waktu saat berhadapan dengan Union Berlin pada Februari 2026.
Harapan untuk Nico Elvedi
Di luar peran kepemimpinannya, Diks juga menyuarakan harapannya agar manajemen klub mempertahankan Nico Elvedi di tengah ketidakpastian kontrak bek asal Swiss tersebut. Masa kerja Elvedi yang tersisa satu tahun memicu minat dari klub Liga Inggris, Leeds United, untuk memboyongnya pada bursa transfer musim panas 2026.
Diks menilai kolaborasinya bersama Elvedi sangat vital bagi kedalaman lini belakang Moenchengladbach, setelah keduanya tampil bersama dalam 32 pertandingan kompetitif sepanjang musim lalu dan hanya mengemas 48 kebobolan gol.
"Tentu saja, saya tahu ada kemungkinan dia masih bisa meninggalkan kami," kata Diks.
Keinginan Diks untuk terus berduet dengan Elvedi tidak lepas dari kecocokan performa yang mereka tunjukkan di lapangan selama mengawal barisan pertahanan tim.
"Tapi saya sangat ingin terus bermain bersamanya. Kami saling membuat satu sama lain menjadi lebih kuat," ujar Diks.
Guna mencegah kepindahan rekan duetnya tersebut ke Inggris, Diks bahkan berniat membuka komunikasi secara langsung dalam waktu dekat.
"Saya berharap Nico tetap bersama klub. Saya menghargai kerja sama kami," kata Diks.
Upaya persuasif itu menjadi langkah pribadi Diks demi menjaga stabilitas benteng pertahanan klub menghadapi persaingan musim depan.
"Saya akan berbicara dengannya dalam beberapa hari ke depan. Mungkin saya bisa meyakinkannya untuk bertahan," ucap Diks.
Tantangan Musim Kedua
Menatap bergulirnya musim baru, Diks menyadari tantangan yang akan dihadapi akan jauh lebih berat dibanding tahun pertamanya di Liga Jerman.
"Seperti yang semua orang tahu, tahun kedua selalu menjadi yang tersulit," kata Diks.
Meski demikian, mantan pemain Feyenoord tersebut optimistis pengalaman bertahun-tahun berlaga di level tertinggi Eropa akan membantunya tampil konsisten.
"Namun, saya yakin bahwa di usia yang hampir menginjak 30 tahun, saya memiliki pengalaman yang cukup untuk benar-benar siap dan memahami cara bermain sepak bola," kata Diks.
Di sisi lain, jajaran kepelatihan Die Fohlen menilai pembentukan dewan tim memiliki peran penting untuk menjembatani komunikasi antara para pemain dan staf pelatih. Mengenai penunjukan kapten tim, Polanski memberikan konfirmasinya.
"Tim akan tetap menjadi kapten kami, jadi, dia adalah kapten lama sekaligus kapten baru," kata Polanski.
Sementara itu, penunjukan Elvedi sebagai wakil kapten didasarkan pada kontribusi dan keteladanannya saat menggalang pertahanan di lapangan.
"Untuk Nico mungkin bukan sosok yang paling vokal di ruang ganti, tetapi dia adalah pemimpin di lapangan serta panutan lewat perkataan dan tindakannya," kata Polanski.
Sebelum memulai laga pembuka kompetisi Bundesliga 2026/2027 melawan RB Leipzig pada 29 Agustus mendatang, Moenchengladbach dijadwalkan melakoni laga uji coba menghadapi Velbert dan Aston Villa serta bertanding di ajang DFB Pokal melawan Schott Mainz.