Rombongan pemain dan ofisial AC Milan telah tiba di Hotel Mulia, Jakarta, pada Kamis (6/8/2026) untuk mengikuti laga pramusim Indonesia Super Cup 2026. Skuad asuhan Ruben Amorim dijadwalkan bertanding melawan Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (8/8/2026).
Kedatangan klub asal Italia itu disambut antusias oleh para pendukung setia, Milanisti, yang memenuhi area lobi hotel. Mereka membawa beragam atribut klub, seperti syal dan jersey, untuk menyambut pemain favorit dari dekat.
Ajang ini menandai kembalinya tur klub elite Eropa ke Indonesia setelah terakhir kali digelar pada 2015. Sebelumnya, rangkaian tur di SUGBK telah dibuka lewat duel Aston Villa melawan Indonesia All Stars pada Sabtu (1/8/2026).
Pihak penyelenggara menjamin kehadiran pemain bintang dalam ajang ini melalui kesepakatan kontrak penampilan. Ketentuan tersebut dibuat untuk menjaga kualitas pertandingan bagi penonton di Indonesia.
"Dari awal komitmen kami selalu masukkan dalam kontrak adalah Best Player Available untuk hadir dimainkan karena itu bisnis kami. Yang kami jual adalah produk atau bintang-bintangnya, kami selalu pastikan itu terjadi. Dalam hal ini Palmer dan Modric kami pastikan datang," kata Arif Putra Wicaksono, CEO Ninesport.
Penyelenggara juga masih berupaya mendatangkan kapten Chelsea, Enzo Fernandez, yang sempat terhalang jadwal libur selepas Piala Dunia 2026. "Enzo kalau dihitung dari peraturan FIFA itu baru tanggal 9 [Agustus] dia baru bisa. Tapi kemarin ada pembicaraan dengan manajemen Chelsea karena dua-duanya juga pelatih baru, ada kemungkinan dia datang. Tapi masih kemungkinan ya. Dan, kalaupun datang kami juga belum bisa memastikan dia tampil," ujar Arif.
Selain kesiapan pemain, promotor mengungkapkan adanya aturan ketat terkait konsumsi nutrisi yang diterapkan oleh manajemen AC Milan demi menjaga proses pemulihan fisik para atletnya. "Riders pertama kali buat itu jadi suatu hal yang unik buat kami. Terus juga perbedaannya cukup signifikan antara tim Eropa atau tim Asia atau bahkan tim Eropa kelas menengah, tim Eropa papan atas," kata Arif.
Standar tinggi klub Rossoneri tersebut mencakup jarak antara dapur dan area makan yang dibatasi maksimal sepuluh meter. "AC Milan itu dia punya standarisasi yang cukup tinggi dari segi makanan. Dia nggak mau dapurnya itu lebih jauh 10 meter dari tempat makan mereka. Jadi, kedaluwarsa saji itu menjadi suatu hal yang penting," ujarnya.
Perbedaan preferensi kuliner terlihat cukup mencolok antara kedua tim Eropa yang berpartisipasi dalam ajang ini. "AC Milan misalnya, mereka ingin dapurnya berjarak 10 meter dari tempat makan. Ini menandakan bagaimana makanan Italia yang terkenal di dunia juga ditentukan oleh kadaluarsa saji," ungkapnya. Berbeda dengan AC Milan, pihak Chelsea mengajukan permintaan hidangan pascamain yang jauh lebih ringkas. "Selepas pertandingan, Chelsea sekadar ingin makan sandwich, AC Milan malah ingin disediakan satu ruangan untuk mereka makan yang enak," lanjutnya.
Promotor menilai pelayanan terhadap tim sepak bola profesional membutuhkan penanganan mendalam karena melibatkan banyak individu dengan preferensi berbeda. "Ibarat konser musik, jika kita biasanya membawa satu bintang, kalau satu tim sepak bola berarti membawa 22 bintang yang keinginannya berbeda," imbuhnya.
Berbagai agenda pendukung telah disiapkan selama kedua tim berada di Jakarta, mulai dari latihan terbuka hingga klinik pelatihan. "Kegiatan di luar sepak bola ini merupakan wujud kepedulian para pemain AC Milan dan Chelsea terhadap tempat yang mereka kunjungi," ungkapnya. "Selain itu, ada beberapa kegiatan lain seperti coaching clinic, latihan terbuka, hingga konferensi pers gabungan dari kedua tim," imbuh Arif.
Proses negosiasi detail administrasi antar tim juga sempat memakan waktu dalam tahap perencanaan. "Banyak hal menarik yang harus kami bereskan, bahkan soal siapa yang disebut lebih dulu saja menjadi kendala dan ada banyak perdebatan," katanya. "Bahkan kalau kita pakai abjad saja itu sudah ketahuan siapa yang lebih dulu, jadi ada beberapa pemilihan seperti itu yang cukup rumit untuk dilakukan," imbuhnya.
Penyelenggara menegaskan pentingnya pemenuhan nutrisi berkualitas tinggi sebagai bagian dari standar manajemen klub profesional Eropa. "AC Milan itu minta satu ruangan untuk ngelakuin full feast gitu ya, makan yang proper layaknya bukan kayak selesai main kelaparan gitu aja, dia pengen bener-bener makan yang proper," katanya. "Mungkin juga kita jadi ngeh kenapa masakan Italia sangat terkenal di dunia, bahkan pemain-pemain bolanya saja untuk makanan tuh mereka bener-bener mikirin yang proper lah," tambah Arif. Kebutuhan santapan tim Chelsea setelah berlaga tercatat jauh lebih praktis dibandingkan klub lawannya. "Setelah selesai pertandingan ini, Chelsea memilih untuk sekadar makan sandwich," ucap Arif.
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menyambut positif jalannya pertandingan ini karena dapat memperkuat daya tarik pariwisata olahraga nasional. Pertandingan ini rencananya dipublikasikan secara langsung ke 70 negara. "Tontonan berkualitas kelas dunia ini disiarkan ke 70 negara, jadi untuk national branding sangat baik. Harapan kami kolaborasi seluruh ekosistem, dari hotel, transportasi, kuliner, hingga tour and travel ikut berdampak," ucap Teuku Arlan, Deputi Kemenpora Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Dukungan resmi juga diberikan PSSI terkait urusan perwasitan serta dokumen kelengkapan pertandingan. "PSSI akan memberikan support-nya, baik mengenai perwasitan dan tentu dokumen-dokumen yang menyangkut pertandingan ini. Karena kami tahu bahwa Chelsea dan AC Milan adalah tim besar yang dihuni oleh pemain-pemain top dunia juga," ungkap Yunus Nusi, Sekjen PSSI.
Dukungan sponsorship turut memeriahkan laga ini, salah satunya melalui Geely Auto Indonesia yang menggelar program kampanye The True Blue Journey. Kemitraan tersebut menghadirkan pameran merchandise, pembagian tiket VIP via Instagram @GeelyAutoIndonesia pada 7 Agustus 2026, hingga sesi Meet and Greet bersama legenda Chelsea FC, Roberto Di Matteo, di SUGBK. Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menegaskan keberadaan program ini bertujuan mendekatkan merek otomotif dengan penggemar sepak bola di tanah air. "Tingginya antusiasme sepak bola di Indonesia menjadi momentum bagi Geely untuk mendekatkan diri dengan konsumen. Sepak bola adalah platform global yang tepat untuk menghubungkan inovasi otomotif dengan gaya hidup," ungkap Herlijoso.
Penjualan tiket pertandingan Chelsea melawan AC Milan dilaporkan telah terjual lebih dari 50 persen dari total kapasitas SUGBK, di mana kubu Chelsea mengalokasikan 3.000 tiket khusus untuk pendukung dari kawasan Asia.
Artikel Terkait
Gol Zhegrova Bawa Juventus Kalahkan Chelsea di Laga Uji Coba Hong Kong
Penalti Nkunku Selamatkan AC Milan dari Kekalahan di Derby Melawan Inter
Palmer dan Colwill Dicoret dari Laga Chelsea Melawan Juventus di Hong Kong
Babak Pertama Imbang, Chelsea dan Juventus Masih Sama Kuat