Barcelona dan Real Madrid Berebut Rodri, Manchester City Terjepit

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:36 WIB
Barcelona dan Real Madrid Berebut Rodri, Manchester City Terjepit

Persaingan Barcelona dan Real Madrid kembali memanas, kali ini bukan di lapangan hijau, melainkan di bursa transfer. Kedua raksasa Spanyol itu dilaporkan saling beradu strategi untuk mengamankan tanda tangan Rodri, gelandang jangkar Manchester City yang juga kapten timnas Spanyol.

Rodri baru saja pulih dari operasi punggung dan kontraknya di Etihad Stadium menyisakan satu tahun lagi. Manchester City sebenarnya ingin mempertahankannya untuk memimpin era baru di bawah manajer Enzo Maresca, namun keinginan sang pemain untuk kembali ke Spanyol bisa menjadi faktor penentu dalam saga transfer ini.

Barcelona Mencium Peluang

Barcelona dikabarkan bergerak cepat setelah mengetahui minat Real Madrid terhadap Rodri. Menurut laporan Sky Sports News, kubu Blaugrana menilai mereka memiliki peluang besar untuk memboyong pemain berusia 28 tahun itu jika ia memutuskan hengkang. Ketertarikan Barcelona meningkat drastis dalam beberapa jam terakhir demi memperkuat lini tengah yang dinilai masih membutuhkan sosok pemimpin.

Sementara itu, Real Madrid sudah lebih dulu mengambil langkah konkret dengan menjalin komunikasi dengan Manchester City sejak pekan lalu. Klub asuhan Jose Mourinho itu dikabarkan siap menggelontorkan dana 50 juta poundsterling untuk memulangkan Rodri ke ibu kota Spanyol. Langkah agresif ini juga dipicu oleh kritik publik terhadap Presiden Florentino Perez yang dinilai kurang memberikan kontribusi pemain lokal Spanyol di turnamen besar terakhir.

Kondisi ini membuat Manchester City berada di posisi sulit. Dengan kontrak yang tersisa 12 bulan, risiko kehilangan Rodri secara gratis pada musim depan menjadi ancaman yang harus dihitung matang oleh manajemen.

Mantan bek Liverpool yang kini menjadi analis, Jamie Carragher, menilai bahwa melepas pemain sekelas Rodri dengan harga 40-50 juta poundsterling adalah kerugian besar bagi City. Peran Rodri di lapangan hampir tidak tergantikan oleh siapa pun saat ini.

“Jika Anda adalah Manchester City, apa gunanya menjual mereka? Anda lebih baik mempertahankannya untuk satu tahun ekstra,” tegas Carragher.

Ia menambahkan bahwa Rodri merupakan pemain terbaik di posisinya di Premier League. “Bagi saya, akan sangat sulit bagi mereka untuk menjuarai Premier League tanpa Rodri, meskipun mereka memiliki banyak gelandang lain,” ujarnya.

Kehilangan Rodri juga akan meninggalkan lubang besar, terlebih setelah Bernardo Silva hengkang ke Real Madrid. Meski City telah mendatangkan Elliot Anderson sebagai suksesor jangka panjang, kehadiran sosok senior seperti Rodri tetap krusial untuk menjaga stabilitas tim di kompetisi domestik maupun Eropa.

Sejak bergabung dari Atletico Madrid pada 2019, Rodri telah menjadi jantung permainan Manchester City. Hingga musim panas 2026, ia mencatat lebih dari 260 penampilan di semua kompetisi, dengan sumbangan lebih dari 25 gol dan sekitar 30 assist.

Perannya sangat vital dalam era keemasan di bawah Pep Guardiola, dengan koleksi empat gelar Liga Inggris beruntun (2020/21–2023/24), satu Liga Champions, dua Piala FA, dua Piala Liga Inggris, Piala Dunia Antarklub FIFA, UEFA Super Cup, serta Community Shield. Rodri juga mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama Manchester City yang memenangi Ballon d'Or pada 2024.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags