Polrestabes Bandung menerjunkan 1.380 personel gabungan untuk mengamankan Kota Bandung dari potensi konvoi massa Bobotoh usai laga final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, Kamis (6/8/2026) malam. Langkah antisipasi ini diambil seiring berlangsungnya partai puncak yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Pada babak pertama, laga berakhir imbang 1-1. Ramadhan Sananta membawa Persebaya unggul lebih dahulu lewat gol cepat pada menit ke-20, tetapi keunggulan itu hanya bertahan tiga menit setelah bek Persib, Patricio Matricardi, menyamakan kedudukan.
Pengamanan difokuskan di seluruh wilayah hukum Polsek jajaran, terutama titik rawan kerumunan seperti kawasan pusat kota, Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), Jalan Sulanjana, serta area flyover. Dari total personel yang dikerahkan, 1.005 di antaranya merupakan personel internal Polrestabes Bandung, ditambah 137 personel dari Direktorat Samapta serta Satuan Brimob Polda Jawa Barat.
Selain penempatan di titik-titik vital, tim patroli bergerak seperti Tim Prabu dan tim perintis juga disiagakan untuk menyisir jalanan. Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengantisipasi kerumunan massa pascapertandingan.
"Kami menyiagakan kekuatan penuh untuk mengantisipasi konvoi dan potensi kerumunan massa pasca pertandingan final nanti malam. Seluruh personel disebar di titik strategis agar situasi Kota Bandung tetap aman," ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pendukung klub untuk menjaga ketertiban umum di jalan raya selama dan sesudah pertandingan. "Kami mengimbau para pendukung untuk tetap tertib dan merayakan hasil pertandingan secara bijak demi kebaikan bersama," kata Asep.
Artikel Terkait
Kedalaman Skuad Kunci Persaingan Super League 2026/2027
Persib Bandung Siap Tempur di Empat Kompetisi Musim Depan
Borneo FC Jadi Tuan Rumah Grup E di AFC Challenge League 2026/2027
Akun Instagram Thom Haye Hilang Usai Final Dewata Challenge Series