Manchester United Incar Bintang Newcastle Lainnya di Tengah Eksodus Pemain

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Manchester United Incar Bintang Newcastle Lainnya di Tengah Eksodus Pemain

Manchester United dikabarkan tertarik untuk memboyong satu lagi pemain Newcastle United setelah sebelumnya dikaitkan dengan Lewis Hall. Kabar ini muncul di tengah situasi yang tengah kacau di St James' Park, di mana sejumlah pemain kunci disebut siap hengkang pada bursa transfer musim panas ini.

Bruno Guimaraes disebut-sebut menjadi nama terbaru yang akan menyusul Alexander Isak, Anthony Gordon, dan Sandro Tonali meninggalkan Newcastle. Rencana kepergian Guimaraes menjadi pukulan telak bagi Eddie Howe yang akhirnya memutuskan mundur dari jabatan pelatih kepala pekan lalu.

Kabar kepergian Hall ke Manchester United juga masih menggantung. Kini, Setan Merah dikabarkan juga memantau rekan setim Hall, Nick Woltemade. Menurut laporan CaughtOffside, Liverpool dan Manchester United sama-sama mengawasi situasi penyerang asal Jerman tersebut yang santer akan meninggalkan Newcastle musim panas ini.

Newcastle dikabarkan telah memberi tahu Woltemade bahwa ia boleh pergi dengan status pinjaman. Hal ini membuat Liverpool dan Manchester United bersiaga. Namun, ada satu kendala: Newcastle menginginkan penjualan permanen dengan harga sekitar 65 juta euro atau setara 56 juta pound sterling. Sementara itu, klub-klub peminat lebih memilih opsi peminjaman dengan klausul pembelian.

Seorang sumber yang dikutip TEAMtalk mengatakan, "Nick Woltemade diperkirakan akan hengkang. Dortmund, Atletico Madrid, dan [Aston] Villa berminat, dan Newcastle bersedia mendengarkan tawaran yang masuk."

Woltemade direkomendasikan untuk membangkitkan kembali kariernya di luar Newcastle, klub tempat ia kesulitan pada musim lalu. Sebelumnya, ia tampil impresif bersama Stuttgart dengan mencetak 18 gol dalam 36 penampilan, yang menarik minat Bayern Munich sebelum Newcastle datang dengan tawaran rekor klub senilai 69 juta pound sterling.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags