Arsenal menelan kekalahan perdana pada pramusim setelah ditundukkan Real Betis dengan skor 1-3 di Aviva Stadium, Dublin, Rabu (5/8/2026). Kesalahan-kesalahan di lini belakang menjadi biang keladi kekalahan tersebut.
Real Betis membuka keunggulan pada menit kesembilan. Berawal dari sepak pojok, kiper Kepa Arrizabalaga gagal mengantisipasi bola, dan Rodrigo Riquelme dengan mudah menyontek bola di tiang jauh. Nelson Deossa menggandakan keunggulan pada menit ke-26 lewat tembakan jarak jauh.
Arsenal sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-32 melalui sundulan Piero Hincapie memanfaatkan umpan sepak pojok Christos Tzolis. Namun, jelang turun minum, kesalahan umpan Kai Havertz berhasil dimanfaatkan Pablo Fornals untuk mencetak gol ketiga Real Betis.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak menutupi kekecewaannya. "Selalu kesal ketika Anda kalah dalam pertandingan sepak bola," katanya. Ia menilai performa timnya terbagi menjadi dua kondisi yang sangat berbeda sepanjang laga.
"Dua babak yang sangat berbeda, terutama dengan personel yang kami mainkan hari ini," ujar Arteta. Ia menyoroti kegagalan timnya dalam menerapkan standar permainan yang dibutuhkan untuk menghadapi lawan tangguh.
"Di babak pertama, kami menginginkan dua hal berbeda - bermain bagus dan bersaing dengan baik. Kami melakukan yang pertama cukup baik dalam banyak momen. Namun bagian bersaing, terutama di dalam dan di sekitar kotak penalti kami, tidak memenuhi standar kami untuk memenangkan pertandingan melawan tim yang bagus," kata Arteta.
Arteta juga menyayangkan kerapuhan lini pertahanan yang memicu terciptanya gol lawan. "Kami harus memiliki dominasi. Gol pertama, aksi dari sepak pojok, kami kebobolan gol yang ceroboh. Kemudian kami memberikan dua bola mati sangat dekat dengan kotak penalti kami. Mereka sangat efisien, dua gol yang sangat bagus juga dari pihak mereka," ujarnya.
Meski demikian, Arteta mengambil sisi positif dari hasil minor ini sebagai bahan evaluasi tim. "Selalu baik ketika Anda kalah dalam pertandingan di pramusim, itu menciptakan sedikit lebih banyak semangat di dalam diri," katanya. Ia menilai kesalahan saat laga uji coba masih lebih bisa diterima dibandingkan pada kompetisi resmi. "Lebih baik memberikan gol-gol tersebut dalam pertandingan persahabatan daripada pertandingan resmi," ujarnya.
Pelatih asal Spanyol itu menutup keterangannya dengan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dalam menilai kondisi tim. "Ini adalah keseimbangan antara memahami di mana posisi kita dan personel yang kita mainkan - dan tuntutan yang berada di tingkat tertinggi," kata Arteta.
Selain kekalahan, Arsenal harus kehilangan pemain muda Louie Copley akibat cedera lutut pada menit ke-55. Tim asuhan Arteta dijadwalkan melanjutkan laga pramusim berikutnya menghadapi Borussia Dortmund di Emirates Stadium pada 9 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Arsenal Takluk 1-3 dari Real Betis di Laga Uji Coba Terakhir Pramusim
Real Madrid Tawarkan Kontrak Baru Bernilai Tinggi untuk Vinicius Jr
Arsenal Takluk 1-3 dari Real Betis di Laga Uji Coba
Arteta Puji Adaptasi Cepat Tzolis Usai Debut Manis di Laga Uji Coba