Laga pramusim antara Chelsea dan Juventus di babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0. Meski The Blues mendominasi penguasaan bola, Juventus justru tampil lebih berbahaya dalam menciptakan peluang.
Sepanjang 45 menit pertama, Chelsea menguasai jalannya pertandingan dengan 53 persen penguasaan bola, sementara Juventus hanya 47 persen. Namun, efektivitas serangan menjadi milik Bianconeri. Mereka melepaskan enam tembakan dengan satu mengarah ke gawang, sedangkan Chelsea hanya mampu melepaskan empat percobaan tanpa satu pun yang menguji kiper lawan.
Keunggulan kualitas serangan Juventus juga tercermin dari nilai expected goals (xG) yang mencapai 0,41, jauh lebih tinggi dibandingkan milik Chelsea yang hanya 0,23. Bahkan, nilai xG on Target (xGOT) Juventus menyentuh angka 0,33, sementara Chelsea masih berada di angka 0,00.
Dari sisi skema bola mati, Chelsea memperoleh dua kali kesempatan tendangan sudut, sedangkan Juventus belum mengemas satu pun sepak pojok. Adapun tingkat akurasi operan kedua tim tercatat berimbang, yakni 84 persen untuk Chelsea dan 85 persen untuk Juventus.
Kedua tim diperkirakan akan melancarkan rotasi pemain pada babak kedua untuk meningkatkan intensitas serta menguji kedalaman skuad masing-masing.
Artikel Terkait
MU Buka Peluang Pinjamkan Zirkzee ke Juventus, Opsi Penjualan Permanen Masih Menggantung
Palmer dan Colwill Dicoret dari Laga Chelsea Melawan Juventus di Hong Kong
Chelsea dan Juventus Saling Uji di Laga Pramusim Hong Kong
Chelsea dan Juventus Siap Beradu di Laga Pramusim Hong Kong