Keputusan wasit mengeluarkan kartu merah untuk bek Remo, Marllon, pada laga leg kedua babak 16 besar Copa do Brasil melawan Santos di Stadion Mangueirão, Belém, Selasa (4/8/2026) malam, menuai kritik tajam. Insiden terjadi pada menit ke-24 saat Marllon menjatuhkan Caballero. Wasit Anderson Daronco awalnya memberikan kartu kuning, tetapi mengubahnya menjadi kartu merah setelah meninjau VAR atas arahan Marco Aurélio Augusto Fazekas Ferreira.
Pengamat wasit ESPN, Carlos Eugênio Simon, menilai intervensi teknologi tersebut tidak tepat karena pelanggaran itu tidak memenuhi empat elemen kriteria pelanggaran orang terakhir.
"Remo dirugikan saat melawan Santos. Wasit di lapangan pertandingan sudah benar memberikan kartu kuning kepada bek Marllon. Namun, VAR campur tangan secara keliru, ini bukan jenis pelanggaran yang harus dicampuri VAR. Pemain Santos tidak memiliki penguasaan bola secara penuh. Oleh karena itu, kartu kuning sudah cukup. Wasit membuat kesalahan dengan mengeluarkan kartu merah," kata Carlos Eugênio Simon.
Meski unggul jumlah pemain, Santos gagal memanfaatkan keunggulan tersebut untuk mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Tim tamu sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya di stadion berkapasitas 53.645 penonton tersebut, namun skor tetap imbang tanpa gol. Hasil ini membuat agregat kedua leg masih sama kuat, sehingga pemenang ditentukan melalui adu penalti atau perpanjangan waktu, sesuai regulasi turnamen.
Artikel Terkait
Palmeiras dan Fortaleza Berebut Tiket Perempat Final Copa do Brasil
Santos Ditahan Remo 0-0, Pelanggaran Keras Warnai Laga
Fluminense dan Vasco da Gama Imbang Tanpa Gol di Leg Pertama Copa do Brasil
Santos Incar Kemenangan di Kandang Lawan Remo pada Leg Pertama Copa do Brasil