Persib Bandung Pastikan Mariano Peralta Absen di Semifinal Piala Presiden 2026

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:15 WIB
Persib Bandung Pastikan Mariano Peralta Absen di Semifinal Piala Presiden 2026

Persib Bandung dipastikan tidak akan menurunkan winger anyar mereka, Mariano Peralta, pada laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Pelatih Igor Tolic menilai pemain asal Argentina itu belum siap tampil karena baru mengikuti beberapa sesi latihan.

Peralta baru tiba di Indonesia pada Senin (27/7/2026) setelah menempuh perjalanan 31 jam dari Buenos Aires. Latihan perdana bersama Maung Bandung baru dijalaninya pada Kamis (30/7/2026). Kondisi fisiknya dinilai belum ideal untuk pertandingan berintensitas tinggi, terlebih Persib sudah kehilangan Berguinho dan Dion Markx akibat cedera.

"Peralta dipastikan belum siap, karena dia baru latihan berapa hari, dua kali latihan," kata Igor Tolic, Senin (3/8/2026).

Tolic juga menyoroti padatnya jadwal turnamen pramusim yang berisiko memicu cedera pemain, seperti yang dialami penyerang Arema FC Gustavo Henrique. "Jika Anda bisa menyiapkan pemain untuk berlatih dan bermain dalam dua hari, maka Anda harusnya yang menjadi pelatih, oke?" ucapnya.

Meski belum dipastikan masuk daftar susunan pemain, Peralta tetap diboyong dalam rombongan tim ke Bali. "Jadi, dia akan bersama kami, dia akan siap untuk sesuatu. Mungkin kami masukkan ke dalam tim, mungkin tidak, tetapi setelah dua hari latihan dipastikan belum siap untuk bermain," kata pelatih asal Kroasia ini.

Pernyataan senada disampaikan Tolic saat memberi keterangan menjelang keberangkatan tim ke Bali. "Jadi dia dipastikan belum siap, karena baru tiga kali latihan. Kalau ada yang bisa menyiapkan pemain untuk berlatih dan langsung bermain dalam tiga hari, ya harusnya orang itu yang jadi pelatih," ujarnya.

Tolic memprediksi laga semifinal dan final turnamen berhadiah juara Rp 8 miliar ini akan berlangsung sangat sengit. "Kemudian ada pertandingan semifinal dan final, dan ini akan berlangsung intens seperti biasanya," katanya. Ia menekankan bahwa gengsi antarklub membuat pertandingan pramusim ini berjalan layaknya laga resmi. "Tidak ada pertandingan persahabatan ketika Anda bermain demi gengsi dan ketika Anda bermain demi uang. Jadi, mari kita lihat pada akhirnya," paparnya.

Sementara itu, jajaran manajemen Persib menyerahkan seluruh keputusan teknis pemilihan pemain kepada tim pelatih. "Soal Peralta main atau tidak, saya serahkan kepada pelatih. Di Piala Presiden ini saya juga belum tahu pemain mana yang akan diturunkan. Mudah-mudahan saja, dalam keadaan seperti ini, Persib tetap bisa menang seperti dulu," ucap Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.

Umuh menilai pemilihan Bali sebagai lokasi babak gugur memberi keuntungan tersendiri bagi persiapan Maung Bandung. "Itu lebih bagus karena Persib bisa terus menjalani training camp di sana. Mess tim juga ada di Bali, jadi tidak perlu bolak-balik," jelasnya.

Terkait potensi pertemuan dengan rival abadi, Umuh sejak awal memperkirakan Persib bakal bertemu Persija Jakarta. "Saya sudah bilang, walaupun Persija kalah di pertandingan pertama, saya yakin akhirnya akan berhadapan dengan Persija," tuturnya. Ia menyadari Persija memiliki motivasi kuat untuk meraih hasil maksimal di semifinal. "Saya sudah memprediksi itu karena Persija juga akan melakukan segala cara untuk bisa menang," lanjutnya.

Mengingat rivalitas kedua klub, Umuh meminta panitia penyelenggara memperketat pengamanan di area stadion. "Panitia harus siap. Saya teringat final Persib di Jakarta tahun 2014. Waktu itu Presiden Joko Widodo menegaskan pertandingan harus digelar di Jakarta. Pengamanan saat itu sangat luar biasa dan benar-benar menjamin keselamatan Persib," tegasnya.

Persib melangkah ke semifinal setelah menjuarai Grup A dengan nilai sempurna enam poin dari dua laga, hasil kemenangan identik 1-0 atas Arema FC dan DPMM FC, sebelum melakoni laga pamungkas grup melawan Tampines Rovers di Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat (31/7/2026).

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags