Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar Tanpa Penonton, The Jakmania Kritik Panitia

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar Tanpa Penonton, The Jakmania Kritik Panitia

Panitia penyelenggara Piala Presiden 2026 memutuskan seluruh pertandingan semifinal yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Keputusan mendadak ini diambil dengan alasan faktor keselamatan dan kenyamanan, namun tanpa pengumuman resmi mengenai penjualan tiket. Masyarakat hanya dapat menyaksikan laga melalui siaran langsung dan layanan streaming.

Ketua Organisasi Komite Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, menegaskan bahwa tidak ada tiket yang dijual untuk babak empat besar turnamen pramusim ini. Namun, keputusan ini memicu reaksi keras dari kelompok suporter Persija Jakarta. Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya, mengkritik minimnya persiapan panitia dalam mengantisipasi skenario darurat turnamen.

"Sepertinya Panitia Pelaksana Piala Presiden tidak menyiapkan contingency plan terkait pelaksanaan semifinal dan final. Akibatnya semua pihak dirugikan, terutama tim dan suporter," kata Aditya. Ia menambahkan bahwa regulasi mengenai kehadiran penonton pada partai puncak yang dijadwalkan Kamis (6/8/2026) masih belum menemui titik terang.

"Sampai saat ini penyelenggara juga tidak jelas dalam menerapkan kebijakan apakah suporter tidak bisa hadir hanya di semifinal tanggal 4 Agustus atau juga pada final nanti. Saya harap semua kebijakan harus jelas dan diumumkan dari sekarang," tegas Aditya. Meski mengkritik penyelenggara, pihak suporter mengimbau seluruh anggotanya untuk tetap menjaga ketertiban umum dan memberikan dukungan dari rumah.

"Pesan untuk suporter Persija adalah bagaimana kita selalu fokus untuk Persija dan memberikan energi sebesar-besarnya. Kita juga harus mengutamakan keamanan dan kenyamanan bersama. Semoga pertandingan besok membawa hasil terbaik untuk Persija dan TheJakmania," tandas Aditya.

Kondisi tribun yang dipastikan kosong turut mendapat sorotan dari tim kepelatihan Macan Kemayoran yang saat ini fokus memulihkan kondisi fisik pemain. "Tidak ada yang terlalu spesial. Kami bersiap agar para pemain bisa bekerja keras, dengan memulihkan kondisi fisik mereka dengan cepat agar bisa tampil maksimal," kata Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta. Juru taktik tersebut menjelaskan bahwa ajang pramusim ini ditujukan untuk memberikan kesempatan bertanding bagi pilar muda sebelum Super League 2026/2027 bergulir.

"Sejujurnya kami tidak terlalu memfokuskan turnamen ini (secara berlebihan), melainkan memberi kesempatan bertanding bagi pemain-pemain muda dan baru. Namun, karena lawannya adalah Persib, bagaimanapun juga mentalitas para pemain dan segalanya harus kuat untuk memberikan pertandingan yang baik. Jadi kami pasti akan berbuat yang terbaik," ujar Shin Tae-yong. Ia juga mengekspresikan rasa kecewanya atas absennya pendukung di dalam stadion.

"Sangat disayangkan. Sebenarnya dalam olahraga itu harus ada penonton agar para pemain bersemangat. Di pertandingan penting seperti ini bertanding tanpa penonton, secara pribadi, saya menilai sangat disayangkan," tutur Shin Tae-yong.

Sementara itu, kubu lawan menegaskan kesiapan penuh untuk berlaga di manapun lokasi yang ditunjuk. "Di mana pun kami harus siap. Kami ikuti instruksi," kata Dedi Kusnandar, Gelandang Persib Bandung.

Dukungan moral bagi Persija Jakarta juga mengalir dari pemerintah daerah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut dapat berjalan dengan tertib. "Jadi Piala Presiden kan sudah memasuki semifinal, dan semifinal di Bali. Mudah-mudahan berlangsung aman, nyaman, tertib, tidak ada keributan," ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Pramono secara terbuka mengutarakan harapannya agar klub asal ibu kota tersebut melenggang ke babak final. "Dan yang paling utama sebagai Gubernur Jakarta, saya sungguh berharap el clasico-nya kali ini dimenangkan oleh Persija," kata dia. Namun, Gubernur DKI Jakarta tersebut menolak membeberkan prediksi skor pertandingan. "Mengenai skornya berapa saya enggak mau nebak. Biasanya kalau saya nebak malah enggak bener. Jadi saya berdoa dalam hati untuk menang," tutur Pramono sembari tertawa.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono usai menerima kunjungan audiensi dari Gubernur Bali I Wayan Koster dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa untuk membahas kerja sama pengelolaan infrastruktur daerah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags