Boca Juniors Gagal Pertahankan Keunggulan, Pelatih Geram dengan Kesalahan Konyol

- Senin, 03 Agustus 2026 | 06:30 WIB
Boca Juniors Gagal Pertahankan Keunggulan, Pelatih Geram dengan Kesalahan Konyol

Pelatih Boca Juniors, Rodolfo Arruabarrena, meluapkan kemarahan setelah timnya ditahan imbang 2-2 oleh Newell's Old Boys di Rosario. Boca Juniors sempat mendominasi babak pertama sebelum melakukan serangkaian kesalahan fatal di lapangan.

Hasil imbang tersebut diraih setelah lawan memanfaatkan periode buruk Boca Juniors selama 15 menit untuk membalikkan keadaan. Arruabarrena menilai kegagalan mempertahankan keunggulan terjadi akibat penurunan konsentrasi yang berulang.

"Ini adalah situasi yang terus terulang, kami membuat kesalahan yang sangat mahal harganya. Kesalahan-kesalahan konyol," kata Pelatih Boca Juniors, Rodolfo Arruabarrena.

Meskipun Arruabarrena merasa lebih tenang terkait ide permainan tim yang dinilainya sudah terlihat lebih baik dibandingkan laga sebelumnya, ia menyoroti kelemahan fokus pada momen krusial pertandingan.

"Anda tidak bisa bermain selama 70 menit pada tingkat yang baik dan kemudian mengalami kehilangan konsentrasi seperti ini. Kami sangat marah dengan situasi ini, ini adalah 15 menit penuh kesalahan konyol. Dari segi permainan, saya lebih tenang dibanding pertandingan terakhir: sebuah ide permainan sudah terlihat," kata Rodolfo Arruabarrena.

Arruabarrena menegaskan bahwa penurunan performa di babak kedua bukan disebabkan oleh kegagalan skema permainan, melainkan akibat dari kesalahan mendasar para pemain di lapangan.

"Ini adalah kesalahan individu, bukan taktis," kata Rodolfo Arruabarrena.

Evaluasi menyeluruh bakal langsung dilakukan dalam waktu singkat sebelum laga berikutnya. Arruabarrena menuntut para pemainnya untuk segera bangkit dan membenahi performa.

"Ini adalah 15 menit kehilangan konsentrasi, tidak mau berupaya menutup ruang... Kami berada di Boca dan kami harus bangkit. Tidak ada waktu untuk meratap," kata Rodolfo Arruabarrena.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags