Jakarta akan menjadi tuan rumah Merdeka Run 2026 pada Sabtu, 29 Agustus. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, mengungkapkan alasan pemilihan hari tersebut, yakni untuk menghindari bentrok dengan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu.
Event lari ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Sekretariat Negara (Setneg), dan Sekretariat Kabinet (Setkab). Merdeka Run 2026 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-81.
"Kenapa kami pilih Sabtu? Kami ingin menghindari Car Free Day. Itu kan harinya masyarakat berolahraga, jadi jangan kami ambil hari itu," kata Erick di Kantor Kemenpora, Minggu (2/8/2026).
Menurut Erick, hari Minggu merupakan milik masyarakat untuk berolahraga, sehingga tidak ingin diganggu oleh event lain. Sebaliknya, ia menilai hari Sabtu justru menjadi waktu tambahan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam Merdeka Run sekaligus berolahraga dan memeriahkan nuansa kemerdekaan.
"Hari Sabtu ini justru kami berikan insentif tambahan untuk berkolaborasi, memeriahkan Hari Kemerdekaan, sekaligus tentu hidup sehat," tegas Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Rute dan Peserta
Merdeka Run 2026 terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga negara Indonesia (WNI), warga negara asing (WNA), perwakilan kedutaan besar, hingga kelompok difabel. Namun, jumlah peserta dibatasi hanya untuk 8.000 orang.
Para peserta akan menempuh rute sepanjang 8 kilometer yang dimulai dari Istana Merdeka. Adapun garis finis masih belum ditentukan, apakah di Monumen Nasional (Monas) atau kembali ke Istana Merdeka.
"Istana Merdeka (start), nanti titik akhirnya kalau tidak di Monas, ya di Istana Merdeka," jelas Erick.
Artikel Terkait
Menpora Siapkan Merdeka Run 8 Ribu Peserta untuk HUT ke-81 RI
Erick Thohir Sebut Laga Lawan Vietnam Jadi Ujian Kunci Timnas Indonesia
Indonesia dan Malaysia Satu Grup di FIFA ASEAN Cup 2026
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bocor: Tanpa Semifinal, Hanya Juara Grup ke Final