Chelsea dan Tottenham Hotspur akan saling berhadapan dalam laga uji coba pramusim di Accor Stadium, Sydney, Australia, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 16.35 WIB. Pertemuan ini menjadi derbi London pertama yang digelar di luar Inggris, sekaligus ajang pemanasan bagi kedua tim menjelang Liga Inggris musim 2026-2027.
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, dan manajer Tottenham, Roberto De Zerbi, memanfaatkan laga ini untuk mematangkan taktik serta menguji ketahanan fisik para pemain. Pada laga pramusim sebelumnya, Chelsea meraih kemenangan telak 6-4 atas Western Sydney Wanderers, sementara Spurs mencatat hasil imbang 1-1 kontra Sydney FC dan menang 2-0 atas Auckland FC.
Alonso, yang tengah memimpin sesi latihan intensif di Sky Park, Sydney, mengaku senang dengan sambutan yang diterima timnya di Australia. "Ya, sejauh ini sangat baik. Ini menjadi pengalaman luar biasa untuk datang ke sini ke Australia, negara dengan olahraga besar selain sepak bola, tetapi sepak bola di sini juga populer," ujarnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga memuji fasilitas dan antusiasme pendukung setempat. "Sepak bola mendapat dukungan besar, dan kami telah melihatnya dari sesi latihan, dari pertandingan, dan besok kami mengharapkan kehadiran penonton yang banyak. Energi dari orang-orang semakin terasa, dan fasilitas di sini sangat baik. Anda bisa melihatnya di Sydney, ini tingkat teratas, dan kami sangat senang," kata Alonso.
Menatap Laga Persahabatan
Meski berstatus uji coba, Alonso menilai pertandingan melawan rival sekota akan tetap kompetitif. "Ini pertandingan yang bagus, ini akan menjadi pertandingan yang seru, kami ingin memainkan pertandingan yang bagus tetapi ini masih pramusim, jadi akan ada situasi atau rencana yang sudah disiapkan, karena ini laga persahabatan, mungkin di momen kompetitif Anda tidak memiliki rencana yang sudah disiapkan sebelumnya, jadi akan ada menit bermain untuk banyak pemain, tetapi ini tentu akan menyenangkan," jelasnya.
Alonso juga memberikan pujian khusus kepada gelandang Moises Caicedo yang baru bergabung setelah liburan pasca-Piala Dunia. "Ketika saya melihatnya kemarin, saya merasa merindukan gelandang saya karena saya sangat mengaguminya dari luar, Anda melihat kualitasnya, hatinya, mentalitasnya," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Caicedo adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. "Saya tahu pemain-pemain Ekuador, mereka berbeda, dan saya telah mendengar banyak hal. Saya berbicara dengannya melalui telepon, tetapi itu kontak pertama, dan dia adalah pemain sangat top, bagi saya salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia, tidak diragukan lagi. Dan sekarang dia di sini, sekarang saatnya mulai bekerja dan membantunya berkembang serta menjadi lebih baik," kata Alonso.
Potensi Pemain Muda
Di sisi lain, pemain muda berusia 16 tahun, Mahdi Nicoll-Jazuli, juga menjadi sorotan dalam persiapan tim. Cole Palmer, rekan setimnya, memberikan penilaian positif. "Dia lucu. Dia percaya diri. Dia baru berusia 16 tahun. Namun dia memiliki semua atribut untuk bermain di klub ini," ujar Palmer.
Palmer optimistis Nicoll-Jazuli bisa menembus skuad utama jika konsisten menjaga etos kerja. "Bahkan musim depan, dia mungkin sudah siap. Namun semua tergantung padanya apakah dia ingin bekerja keras dan menjaga fokusnya, tetapi dia pasti memiliki semua talenta untuk melakukan apa yang dia inginkan," tambahnya.
Dari lini pertahanan, bek muda Josh Acheampong menegaskan pentingnya prioritas bertahan yang diterapkan staf pelatih. "Saya pikir hal utama yang dia inginkan dari kami adalah bertahan terlebih dahulu, sejujurnya," katanya.
Acheampong juga berbagi pengalaman menarik saat berlatih bersama Alonso. "Jujur saja, beberapa sesi latihan yang lalu, dia hanya memanggil: 'Josh'. Lalu dia melempar beberapa umpan lambung ke arah saya, dan saya merasa tertekan! Saya membatin: 'Saya tidak tahu bagaimana dia melakukannya begitu mudah', tapi itu bagus," ujarnya.
Pemain berusia 20 tahun itu merasa banyak belajar selama tur pramusim di Australia. "Saya pikir saya telah belajar banyak sejak tur pertama. Di luar lapangan saya jauh lebih percaya diri, bisa saya katakan. Senang rasanya bisa terhubung dengan orang-orang baru dan kemudian, di dalam lapangan, saya merasa masih banyak yang bisa saya berikan. Saya merasa dari laga ke laga, setiap sesi latihan, saya belajar lebih banyak," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa hasil positif pada laga uji coba penting untuk mengasah mental bertanding. "100 persen, saya pikir itulah seluruh hal yang ingin kami capai musim ini. Ini tentang mentalitas, mentalitas pemenang itu. Jadi memulai dengan kemenangan adalah hal yang bagus," ujarnya.
Menghadapi Spurs memiliki kesan tersendiri bagi Acheampong karena mengingatkannya pada momen debut seniornya. "Pengalaman debut saya itu semuanya berlalu cukup cepat, jujur saja. Saya tidak benar-benar mengharapkannya, tapi itu seperti awal dari perjalanan saya. Jadi setiap kali saya bermain melawan Tottenham, saya merasa laga itu selalu memiliki tempat khusus di hati saya – dan selalu menyenangkan bisa mengalahkan mereka!" katanya.
Ia memastikan tensi pertandingan tetap tinggi meski hanya laga pramusim. "Ketika laga itu tiba, tidak ada yang namanya pertandingan persahabatan. Jadi ini akan bagus," tegasnya.
Sementara itu, Tottenham Hotspur sedang mengalami kendala kedalaman skuad menyusul cedera Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Dominic Solanke. Meski demikian, tim asuhan Roberto De Zerbi tetap mengandalkan pemain anyar seperti Sandro Tonali, Andrew Robertson, dan Jan Paul van Hecke untuk menjaga keseimbangan permainan.
Artikel Terkait
Derbi London di Sydney: Acheampong Tegaskan Tak Ada Laga Persahabatan
Chelsea Bungkam Western Sydney Wanderers 6-4 di Laga Perdana Pramusim
Debut Manis Xabi Alonso: Chelsea Bantai Western Sydney Wanderers 6-4
Debut Xabi Alonso Bersama Chelsea Diwarnai Kemenangan 6-4 atas Western Sydney Wanderers