Pelatih Palmeiras, Abel Ferreira, membela habis-habisan keputusan wasit Alex Gomes Stefano yang mengusir dua pemain Vitoria pada babak pertama pertandingan Campeonato Brasileiro, Rabu (29/7) malam. Palmeiras menang telak 4-0 di Stadion Barradao.
Dua kartu merah itu jatuh ke Caca dan Luan Candido. Caca diusir setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Jhon Arias. Awalnya wasit tidak memberikan sanksi, namun setelah meninjau ulang melalui VAR, keputusan berubah. Luan Candido menyusul karena gestur yang dianggap menghina wasit saat protes.
"Ada keraguan? Kamu melihat yang sama denganku. Menurutku tidak ada keraguan sama sekali. Mereka melihat kakinya, bukan? Wasit hanya menjalankan aturan. Aku menerima jika kamu dan rekanmu berpikir berbeda," ujar Abel mengenai kartu merah Caca.
"Kamu tahu sejarah Luan Candido? Gestur itu jelas, sangat jelas. Wasit mengikuti aturan. Dibutuhkan keberanian untuk mengikuti aturan," tambahnya.
Sebelum insiden pengusiran, Palmeiras mendapat kartu kuning untuk pemain Mauricio setelah kontak dengan Caca. VAR tidak merekomendasikan tinjauan ulang meski Caca harus mendapat lima jahitan di dagu.
Abel mengakui situasi Mauricio memang tipis. "Ada yang mengatakan iya, ada yang tidak. Wasit dan VAR memutuskan kartu kuning," katanya.
Meski mempertahankan keputusan wasit, Abel menyatakan menghormati pendapat yang berbeda. "Dalam kejadian lain, saya rasa tidak ada keraguan. Ini hanya soal mengikuti aturan. Itu pendapat saya, tapi saya hormati jika ada yang berpikir berbeda," tutupnya.
Artikel Terkait
Kekalahan 0-4 dari Palmeiras, Vitoria Protes Keras Kepemimpinan Wasit
Presiden Vitória Protes Keras Kepemimpinan Wasit Usai Kalah 0-4 dari Palmeiras
Abel Ferreira Bela Keputusan Wasit Usai Dua Pemain Vitória Diusir
Abel Ferreira Puji Keberanian Wasit Usai Palmeiras Bantai Vitoria 4-0