Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi, tetapi juga panggung persaingan nilai pasar skuad. Dari delapan peserta, Persib Bandung tercatat sebagai klub dengan valuasi tertinggi, sementara PSMS Medan berada di posisi paling bawah.
Berdasarkan data Transfermarkt, Persib Bandung memiliki total market value mencapai Rp164,60 miliar. Angka ini menjadikan juara Liga Indonesia itu sebagai pemilik skuad termahal di turnamen pramusim yang diikuti tim dari Indonesia, Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Di bawah Persib, Persija Jakarta membayangi dengan total nilai skuad Rp146,44 miliar. Posisi ketiga ditempati Port FC dari Thailand yang memiliki market value Rp132,54 miliar, disusul Persebaya Surabaya dengan valuasi Rp100,38 miliar. Sementara itu, PSMS Medan menjadi yang termurah dengan Rp44,93 miliar.
Market value versi Transfermarkt merupakan estimasi nilai jual pemain di bursa transfer, disusun melalui model penilaian khusus dan diskusi komunitas, bukan harga resmi klub.
Deretan Pemain Bernilai Tinggi Persib
Status Persib sebagai pemilik skuad termahal tidak lepas dari banyaknya pemain dengan nilai pasar tinggi. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Thom Haye, menjadi yang tertinggi dengan valuasi Rp15,64 miliar.
Di belakangnya, rekrutan anyar Mariano Peralta dibanderol sekitar Rp13,04 miliar. Persib juga diperkuat Sandy Walsh, Balsa Sekulic, dan Eliano Reijnders yang masing-masing memiliki market value Rp10,43 miliar.
Persija Andalkan Stjepan Loncar
Persija Jakarta menempati posisi kedua dengan total nilai skuad Rp146,44 miliar. Penyumbang terbesar adalah gelandang asal Bosnia-Herzegovina, Stjepan Loncar, yang memiliki market value Rp20,86 miliar tertinggi di skuad Persija sekaligus di Super League 2026/2027.
Selain Loncar, Persija memiliki Rizky Ridho (Rp11,30 miliar), Jordi Amat (Rp9,56 miliar), dan Radovan Pankov (Rp8,69 miliar). Dengan komposisi ini, Persija diperkirakan menjadi pesaing terkuat Persib dalam perebutan gelar.
Port FC dan Persebaya
Port FC menjadi satu-satunya wakil Thailand di tiga besar dengan total market value Rp132,54 miliar. Menariknya, pemain termahal di skuad Port FC justru berasal dari Indonesia: bek Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam dengan valuasi Rp8,69 miliar.
Persebaya Surabaya menempati posisi keempat dengan total Rp100,38 miliar, menjadi klub terakhir yang nilainya menembus angka Rp100 miliar. Meski melakukan perubahan komposisi pemain, Persebaya tetap memiliki skuad kompetitif untuk mengukur kesiapan menghadapi Super League 2026/2027.
Market Value Terendah
Di luar empat besar, Arema FC berada di posisi kelima dengan total Rp71,18 miliar, disusul DPMM FC (Rp64,05 miliar), Tampines Rovers (Rp49,10 miliar), dan PSMS Medan (Rp44,93 miliar).
Meski terdapat perbedaan valuasi signifikan, market value tidak selalu menjamin keberhasilan di lapangan. Turnamen pramusim kerap menghadirkan kejutan dari tim-tim yang secara materi pemain berada di bawah unggulan. Selain itu, bursa transfer Super League 2026/2027 masih berlangsung, sehingga total market value setiap klub berpotensi berubah sebelum kompetisi resmi dimulai.
Daftar Market Value Peserta Piala Presiden 2026
- Persib Bandung Rp164,60 miliar
- Persija Jakarta Rp146,44 miliar
- Port FC Rp132,54 miliar
- Persebaya Surabaya Rp100,38 miliar
- Arema FC Rp71,18 miliar
- DPMM FC Rp64,05 miliar
- Tampines Rovers Rp49,10 miliar
- PSMS Medan Rp44,93 miliar
Artikel Terkait
Zlatko Runje Terkesan dengan Keramahan Warga Bandung: Saya Iri Melihat Mereka Selalu Bahagia
Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bebas Daftarkan Pemain Baru
Bebas Sanksi FIFA, Persib Bandung Kembali Bisa Daftarkan Pemain Baru
Terungkap Cara Persib Kalahkan Persija dalam Perburuan Mariano Peralta