FC Seoul Jamu Pohang Steelers di Puncak Klasemen, Kim Ki-dong Waspadai Ancaman Lee Ho-jae

- Rabu, 22 Juli 2026 | 18:45 WIB
FC Seoul Jamu Pohang Steelers di Puncak Klasemen, Kim Ki-dong Waspadai Ancaman Lee Ho-jae

FC Seoul akan menjamu Pohang Steelers dalam lanjutan K League 1 pekan ke-19 di Seoul World Cup Stadium, Rabu (22/7) pukul 19.30 waktu setempat. Laga ini mempertemukan pemuncak klasemen dengan tim peringkat kelima, sekaligus menjadi ujian bagi Seoul untuk mempertahankan posisi puncak.

Hingga pekan ke-18, FC Seoul mengoleksi 39 poin dari 12 kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan. Pohang Steelers berada di posisi kelima dengan 28 poin hasil delapan kemenangan, empat imbang, dan enam kekalahan.

Pelatih FC Seoul, Kim Ki-dong, menyoroti jadwal padat dan cuaca panas yang dihadapi timnya. "Jadwalnya padat dan cuacanya panas, jadi para pemain berjuang keras, tapi suhunya masih tidak sepanas di wilayah selatan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa penyesuaian kalender akibat Piala Dunia membuat jadwal semakin berat.

Kim juga menganalisis gaya bermain Pohang yang kerap mengandalkan umpan panjang dan duel udara. "Mereka memiliki pola yang mirip dengan Gangwon: menendang bola panjang ke depan dan menargetkan bola kedua yang jatuh," katanya. Namun, ia mencatat perbedaan dalam cara membangun serangan: "Gangwon biasanya mengandalkan kiper untuk tendangan, Pohang menggunakan bek tengah atau gelandang untuk memulai permainan."

Kehadiran pemain tinggi di skuad Pohang menjadi perhatian khusus. "Pohang memiliki banyak pemain tinggi, jadi memenangkan duel udara dan mengamankan bola kedua akan menjadi kunci hasil akhir," kata Kim.

Kim memberikan pujian kepada mantan anak asuhnya, Lee Ho-jae, yang kini menjadi striker andalan Pohang. "(Dia) telah berkembang pesat. Kepercayaan dirinya jelas meningkat, dan kemampuannya telah sepenuhnya berkembang. Tidak seperti sebelumnya, dia tidak lagi kehilangan penguasaan bola dengan mudah; kemampuannya menilai di mana bola sundulan akan mendarat dan waktu tembakannya telah meningkat secara drastis. Dia pasti seseorang yang harus kita waspadai," ujarnya.

Menghadapi rentetan pertandingan krusial, Seoul berencana menurunkan kekuatan terbaik. "Jadwal menuju pertandingan Pohang dan pertandingan Ulsan mendatang sangat padat, jadi pemain utama kami kemungkinan akan terus bermain," kata Kim. Rotasi baru akan dilakukan saat tim tampil di ajang Piala Korea.

Di sisi lain, pelatih Pohang Steelers, Park Tae-ha, menanggapi kembalinya gelandang veteran Ki Sung-yueng ke markas mantan klubnya. "Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dikatakan. Ini bukan seorang anak kecil. Saya akan mempersiapkan diri dengan baik," ujarnya. Park menegaskan tidak memberikan instruksi khusus kepada Ki. "Saya tidak punya apa-apa untuk dibicarakan. Ini cerita yang memilukan bagi satu sama lain. Ini bukan kenangan yang baik, tetapi tidak ada alasan untuk menyampaikannya kepada seorang pemain. Ini bukan seorang anak kecil. Saya pikir dia menyiapkan semua motivasi sendiri," katanya.

Park juga menyoroti faktor cuaca dengan kelembapan mencapai 83 persen. "Kita harus mengatasinya. Saya tidak bisa bernapas, saya tidak bisa membantu siapa pun karena ini panas. Para pemain harus mengatasi diri mereka sendiri. Itu adalah alasan. Kita harus membuktikannya dengan hasil," ujarnya. Terkait rotasi pemain, Park mengatakan, "Kami perlu memberikan kesempatan kepada pemain yang siap. Karena jadwal yang padat, mau tidak mau saya harus mempertimbangkan kekuatan fisik saya. Seoul adalah No. 1, tetapi siapa yang bermain di posisi apa itu lebih penting. Tidak ada yang tahu hasilnya. Kami akan menghadapi Seoul dengan warna kami sendiri."

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags