Manchester United Siapkan €60 Juta untuk Rekrut Warren Zaire-Emery dari PSG

- Rabu, 22 Juli 2026 | 09:30 WIB
Manchester United Siapkan €60 Juta untuk Rekrut Warren Zaire-Emery dari PSG

Manchester United dilaporkan akan mengajukan tawaran senilai €60 juta atau sekitar Rp1,2 triliun kepada Paris Saint-Germain untuk merekrut gelandang muda Warren Zaire-Emery. Pemain berusia 20 tahun itu sudah menjadi incaran Setan Merah sejak tiga tahun lalu.

Setelah pergerakan yang lambat di awal bursa transfer musim panas, pekan lalu manajemen Old Trafford bergerak cepat dengan mendatangkan dua gelandang, Andrey Santos dan Youri Tielemans, dengan total £85 juta. Kiper berpengalaman Karl Darlow juga tiba dengan status bebas transfer.

Kebutuhan akan tambahan gelandang semakin mendesak setelah kepergian Casemiro dan cedera lutut serius yang dialami Manuel Ugarte saat Piala Dunia. Kini, Manchester United disebut serius mempertimbangkan tawaran €60 juta untuk Zaire-Emery.

Ketertarikan United terhadap pemain kelahiran 2006 itu sebenarnya sudah terjalin sejak 2023, saat ia masih berusia 17 tahun. Laporan dari media Prancis Top Mercato yang dikutip TEAMtalk menyebutkan bahwa Zaire-Emery sangat dihargai oleh petinggi Old Trafford, hingga mereka siap menguji tekad PSG dengan tawaran tersebut.

Namun, PSG dikabarkan menilai pemainnya lebih mahal, mendekati angka €80 juta (Rp1,6 triliun). Zaire-Emery sendiri saat ini terpinggirkan di PSG, yang bisa menjadi keuntungan bagi United dalam negosiasi.

Sepanjang musim 2025/26, Zaire-Emery tampil sebanyak 54 kali bersama PSG. Ia juga bermain 109 menit di Piala Dunia bersama timnas Prancis yang mencapai semifinal sebelum kalah dari Spanyol.

Mengenai masa depannya, dilaporkan masih belum pasti dan banyak bergantung pada prospeknya di PSG menjelang musim baru. Musim lalu, ia tampil menonjol di lini tengah dan bek kanan, sebagian besar karena cedera Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi. Setelah kedua pemain itu pulih, Zaire-Emery kembali ke bangku cadangan di bawah pelatih Luis Enrique, kembali menimbulkan keraguan tentang peran signifikannya di Paris.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags