Honda Racing Corporation (HRC) resmi mengikat pembalap muda Kolombia, David Alonso, dengan kontrak multi-tahun untuk berlaga di MotoGP mulai musim 2027. Pembalap berusia 20 tahun itu akan memulai debutnya bersama pabrikan Jepang tersebut setelah menandatangani perjanjian jangka panjang.
"Honda Racing Corporation merekrut David Alonso. HRC dengan senang hati mengkonfirmasi penandatanganan kontrak multi-tahun dengan David Alonso untuk Kejuaraan Dunia MotoGP," demikian pernyataan resmi tim pada Selasa (21/7/2026).
Langkah ini menjadi puncak dari perjalanan karier Alonso yang konsisten sejak turun di ajang Grand Prix. Setelah menorehkan prestasi gemilang di Moto3, ia terus menunjukkan peningkatan performa di Moto2.
"Pembalap Kolombia berusia 20 tahun ini telah mencatatkan salah satu penampilan paling mengesankan di kelas ringan dalam beberapa waktu terakhir, finis ketiga sebagai pembalap pendatang baru Moto3 pada 2023 sebelum mendominasi kelas tersebut pada tahun berikutnya. Saat ini di musim keduanya di Kejuaraan Dunia Moto2, Alonso meraih kemenangan pertamanya di kelas menengah pada Grand Prix Hungaria 2025 dan saat ini berada di posisi keempat secara keseluruhan dalam perburuan gelar 2026," tulis HRC.
Catatan statistik Alonso hingga musim 2026 berjalan cukup mentereng. Total ia mengoleksi 20 kemenangan, 30 podium, dan sembilan pole position di Moto3 dan Moto2. "Dengan total 20 kemenangan, 30 podium, dan sembilan pole position di Moto3 dan Moto2, Alonso terus melampaui ekspektasi. Ia akan melakukan debutnya dengan motor Honda 2027 pada tes Valencia pasca balapan," tambah pernyataan tersebut.
Untuk saat ini, Alonso masih fokus menyelesaikan kompetisi Moto2 2026 bersama CFMoto Aspar Team. Sepanjang musim ini, ia sudah mengamankan dua kali posisi podium, termasuk kemenangan di Moto2 Belanda serta posisi runner-up pada seri Moto2 Ceko.
Artikel Terkait
Alex Marquez Akui Tekanan Jadi Adik Marc: Ada Beban Mental
Alex Marquez Resmi Tinggalkan Gresini, Gabung KTM untuk MotoGP 2027
Marc Marquez Pilih Nikmati Penghujung Karier, Bukan Kejar Rekor
Menpora Dorong Olahraga sebagai Sektor Ekonomi Baru, Bukan Lagi Beban Anggaran