Rapid Bukares Hadapi Sepsi OSK di Laga Bersejarah ke-2.100

- Senin, 20 Juli 2026 | 23:45 WIB
Rapid Bukares Hadapi Sepsi OSK di Laga Bersejarah ke-2.100

Rapid Bukares akan menjamu Sepsi OSK Sfantu Gheorghe dalam lanjutan Superliga Rumania di Stadion Giulesti, Senin (20/7/2026) pukul 21.30 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi istimewa karena merupakan laga ke-2.100 Rapid di kasta tertinggi sepak bola Rumania.

Laga ini juga menandai kembalinya Daniel Pancu ke Stadion Giulesti sebagai pelatih kepala. Legenda klub yang mencatatkan 218 penampilan dan 69 gol sebagai pemain serta membawa Rapid juara liga musim 1998-1999 itu kini memimpin tim dari pinggir lapangan.

Rapid dipastikan tidak diperkuat penyerang sayap Claudiu Petrila akibat cedera ringan saat latihan. Namun, Pancu telah menunjuk bek tengah asal Belanda, Lars Kramer, sebagai kapten baru tim untuk musim ini.

"Kami sampai pada Kramer setelah dua minggu. Ditambah lagi dia orang asing... Mungkin seorang pemain Rumania akan lebih terbebani ban kapten ini, karena dia mengerti betul apa arti Rapid. Saya pikir kami mengambil keputusan yang sangat baik," ujar Pancu.

Kramer menyambut baik penunjukan tersebut. "Saya berbicara dengan pelatih dan dia bilang ingin saya menjadi kapten pertama, dan tentu saja saya menerimanya. Saya tahu peran saya di tim setelah musim pertama, saya sedikit terkejut, tapi juga tidak karena saya tahu posisi saya, saya tipe pemimpin. Saya bilang pada diri sendiri akan tetap sama, tidak akan berubah hanya karena jadi kapten atau memakai ban di lengan. Saya akan tetap sama, hubungan saya baik dengan semua rekan setim. Saya harus mengambil tanggung jawab, membantu rekan-rekan di dalam dan luar lapangan, terutama dalam memikul tanggung jawab," kata Kramer.

Dalam konferensi pers jelang laga, Pancu menegaskan kesiapan timnya mengamankan poin penuh di kandang meski mewaspadai lawan. "Musim baru dimulai. Kami datang setelah persiapan sebulan dan baru beberapa lama bersama. Kami mulai saling mengenal cukup baik, akan ada periode pertandingan resmi yang membuat kami semakin kenal. Ini awal musim, kami menghadapi lawan berbahaya. Mereka punya banyak pemain bagus, pelatih yang sangat baik yang saya kenal, tapi kami bermain di kandang dan sangat ingin memulai dengan kemenangan. Saya tidak punya rasa gugup sama sekali."

Pancu juga menyoroti masalah di lini depan. "Rapid punya masalah di striker. Maksud saya, pertama-tama soal duel yang dimenangkan atau kalah dan fase non-possession. Di sini Rapid punya masalah nyata dengan striker. Hal pertama yang saya harapkan dari striker bukanlah gol, ada hal lain yang saya tekankan. Saya punya dua striker yang memenuhi syarat saat ini, plus satu lagi yang paling sesuai, yaitu Kodor. Meski dia tertinggal dalam persiapan, mungkin dialah yang paling memenuhi tuntutan."

Di pihak lawan, Sepsi OSK kembali ke Superliga setelah terdegradasi dan semusim di kasta kedua. Ini menjadi musim kesembilan Sepsi di kompetisi tertinggi. Pemilik klub, Laszlo Dioszegi, optimistis timnya bisa memberi kejutan. "Saya percaya pada pemain bahwa mereka akan melakukan yang terbaik untuk mengejutkan. Kami masih butuh satu pemain, karena sudah terlalu banyak. Saat ini saya belum bisa berpendapat tentang tim karena baru melihat satu laga uji coba. Kita lihat saja setelah 3-4 pekan di mana posisi kami."

Gelandang Sepsi, Cosmin Matei, berpeluang mencatatkan penampilan ke-300 di Superliga jika diturunkan. Secara rekor pertemuan, kedua tim telah bertanding 13 kali di kasta teratas dengan empat kemenangan Sepsi, tiga kemenangan Rapid, dan enam laga berakhir imbang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags