Jelang Final Piala Dunia, Lamine Yamal Jalan-Jalan Tengah Malam di New York Bersama Kekasih

- Senin, 20 Juli 2026 | 13:15 WIB
Jelang Final Piala Dunia, Lamine Yamal Jalan-Jalan Tengah Malam di New York Bersama Kekasih

Penyerang Timnas Spanyol Lamine Yamal menjadi sorotan setelah terlihat berjalan-jalan bersama kekasihnya, Inés García Santos, di New York City pada larut malam 16 Juli waktu setempat, hanya beberapa hari menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Momen santai ini memicu perdebatan di kalangan penggemar mengenai fokus persiapan sang pemain menghadapi laga krusial.

Pasangan tersebut terlihat membeli makanan halal dari gerobak pedagang kaki lima di Manhattan. Penampilan luar lapangan Yamal itu mengundang reaksi beragam dari pendukung Spanyol di media sosial.

Inés García Santos, seorang influencer asal Spanyol, mengonfirmasi hubungan jangka panjang mereka yang sebelumnya dijaga sangat privat. "Kami bertemu di media sosial. Saya sudah mengenal Lamine jauh lebih lama dari itu. Belum sampai tiga tahun, tetapi jauh lebih lama dari yang orang sadari, bahkan sampai sekarang," jelasnya.

Melalui media sosialnya, Inés terus menunjukkan dukungan penuh selama turnamen di Amerika Serikat. Ia membagikan video promosi pakaian komersial Yamal di Times Square dan merayakan keberhasilan tim lolos ke babak pamungkas. "Tapi ya, kami hanya menikmati pengalaman Piala Dunia ini, aku, temanku, dia, keluarganya, teman-temannya. Kami bersenang-senang. Kami akan memenangkan Piala Dunia, dia yang terbaik," kata Inés dalam salah satu unggahan videonya.

Kondisi internal skuad Spanyol juga mendapat perhatian. Yamal menjalani latihan terpisah akibat benturan otot paha kiri dari laga semifinal melawan Prancis, meski media Marca memastikan ia tidak berisiko absen pada laga final.

Di sisi lain, pelatih Argentina Lionel Scaloni memberikan pujian sekaligus kekhawatiran terhadap talenta muda berusia 19 tahun itu. "Dia bermain sangat baik. Dia adalah harta karun sepak bola. Dia berada di usia di mana dia dapat memberikan banyak kontribusi. Dia akan membawa banyak kegembiraan bagi Spanyol... semoga bukan pada hari Minggu," ujar Scaloni.

Saat ditanya mengenai strategi khusus untuk meredam pergerakan Yamal, Scaloni berkelakar, "Seandainya saja kita bisa mengunci Lamine di kamarnya."

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags