Veda Ega Pratama Masih Pimpin Klasemen Internal Honda Moto3, Tekanan di Brno Semakin Berat

- Selasa, 16 Juni 2026 | 15:00 WIB
Veda Ega Pratama Masih Pimpin Klasemen Internal Honda Moto3, Tekanan di Brno Semakin Berat

Persaingan di antara para pembalap Honda pada ajang Moto3 2026 memasuki fase krusial menjelang seri kesembilan yang akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada 19 hingga 21 Juni mendatang. Veda Ega Pratama, pembalap muda dari tim Honda Team Asia, masih memegang kendali sebagai yang terdepan di klasemen internal pabrikan Jepang tersebut. Dengan koleksi 71 poin, ia menjadi pembalap Honda yang paling konsisten sepanjang musim ini.

Meski memimpin, posisi Veda tidak sepenuhnya aman. Sejumlah rival dari kubu yang sama terus membayangi, seperti Guido Pini yang mengemas 48 poin, Eddie O’Shea dengan 35 poin, dan Casey O’Gorman yang mengoleksi 34 poin. Keempat pembalap ini menjaga jarak dan siap memanfaatkan setiap celah untuk memangkas selisih poin kapan pun kesempatan muncul.

Situasi semakin memanas setelah Veda kehilangan posisi puncak sebagai rookie terbaik Moto3. Ia digeser oleh Brian Uriarte usai seri Hungaria, dengan selisih hanya satu poin. Kini, duel keduanya menjadi salah satu sorotan utama karena perubahan kecil di Brno bisa langsung membalikkan klasemen. Veda dan Uriarte hanya terpaut tipis, 72 berbanding 71 poin, membuat setiap tikungan dan garis finis menjadi penentu.

Di sisi lain, ketergantungan Honda terhadap performa Veda semakin besar. Kontribusi poin dari pembalap lain masih sangat minim. Leo Rammerstorfer baru mengoleksi empat poin, sementara Zen Mitani baru dua poin. Kondisi ini menjadikan Veda sebagai tumpuan utama, baik dalam persaingan internal pabrikan maupun dalam peta persaingan global Moto3. Konsistensinya tidak hanya menentukan posisinya sendiri, tetapi juga menjadi cermin daya saing Honda secara keseluruhan.

Namun, tantangan di Brno tidak bisa dianggap enteng. Sirkuit sepanjang 5,4 kilometer ini merupakan trek baru bagi Veda di kelas Moto3. Adaptasi cepat menjadi kunci keberhasilan, terutama karena karakter Brno dikenal teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan perubahan elevasi yang signifikan. Kesalahan kecil dapat berakibat besar pada hasil akhir balapan.

Sebagai debutan, target realistis tetap menjadi prioritas utama. Pengalaman dianggap sama pentingnya dengan perolehan poin pada tahap ini. Veda diharapkan mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap sesi latihan untuk memahami karakter lintasan. Dengan tekanan yang terus meningkat, seri Ceko ini akan menjadi ujian nyata bagi ketahanan mental dan kemampuan adaptasinya di panggung balap internasional.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar