Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Pendinginan Masih Berlangsung

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Pendinginan Masih Berlangsung

Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat (7/8) malam. Hingga Sabtu pagi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.

Pantauan di lokasi, Sabtu (8/8) pagi, bagian gedung yang terbakar tampak menghitam dan rusak parah. Dari kejauhan, bangunan tinggi itu seperti tinggal menyisakan kerangka; bagian dalam hangus, sementara sejumlah bagian luar juga mengalami kerusakan. Puing-puing masih berjatuhan, dan sesekali asap terlihat membubung dari dalam gedung.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, mengatakan 24 unit mobil pemadam kebakaran masih berada di lokasi, berkurang dari 35 unit yang dikerahkan sejak awal penanganan. Proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh karena masih ada titik-titik hawa panas yang berpotensi menimbulkan api kembali.

"Untuk situasi pagi hari ini proses pendinginan, ini dilakukan overhaul dikarenakan masih ada titik-titik hawa panas yang masih ada. Jangan sampai terlewat nanti timbul kebakaran kembali," kata Karnawan di lokasi, Sabtu (8/8).

Pendinginan ditargetkan selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Karnawan menegaskan, "Untuk pendinginan ini mungkin ya kita kasih waktu jeda mungkin jam 09.00 pagi lah. Jam 09.00 pagi sudah akan betul-betul jangan sampai ada nyala api lagi."

Sementara itu, petugas SPBU di samping gedung turut membantu mengangkat puing yang berjatuhan. Kebakaran diduga bermula dari lantai 11 gedung yang sedang direnovasi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, membenarkan hal itu. "Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," ujarnya di lokasi kejadian, Sabtu (8/8).

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags