Polisi Pastikan Kera Ekor Panjang Penyerang 17 Warga Inhil Sudah Ditangkap

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 12:35 WIB
Polisi Pastikan Kera Ekor Panjang Penyerang 17 Warga Inhil Sudah Ditangkap

Kepolisian Resor Indragiri Hilir (Inhil), Riau, memastikan kera ekor panjang yang meresahkan warga Tembilahan telah ditangkap. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan serangan susulan.

Kapolres Inhil AKBP Donny Listianto mengatakan, pelaku serangan itu hanya satu ekor kera, bukan kelompok. Ia juga mengklarifikasi video viral yang beredar, memastikan peristiwa di Tembilahan berbeda dengan yang ada di video tersebut.

"Itu hanya satu ekor kera pelakunya, tidak bergerombol. Yang video viral itu bukan di Tembilahan, karena yang di Tembilahan itu cuma satu ekor," ujar Donny kepada wartawan, Jumat (6/8/2026).

Serangan kera ekor panjang itu terjadi sejak 23 Juli 2026. Polisi mencatat total 17 orang menjadi korban dalam 18 kali serangan. Salah satu korban dilaporkan diserang dua kali.

"Itu serangannya 18 kali serangan korbannya 17 orang, karena ada satu orang yang diserang dua kali. Serangan awal 23 Juli, tapi kemarin siang sudah kita amankan," jelasnya.

Penangkapan kera tersebut merupakan hasil kerja sama antara polisi, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan relawan. Mereka melakukan pengejaran selama berhari-hari sebelum akhirnya kera berhasil dijebak pada Kamis (5/8) kemarin.

"Sudah berhari-hari kita turun mencari dan saat ini sudah berhasil diamankan, sudah dijebak," kata Donny.

Dengan tertangkapnya kera tersebut, Donny meyakini tidak akan ada lagi serangan. Namun, ia tetap mengimbau warga untuk waspada.

"Kita yakin sudah berhenti serangan, tapi kami imbau masyarakat waspada," tutupnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags